JUAL KAKI TANGAN PALSU

KATEGORI PRODUK

  • INFO UMUM
  • DPR: Tidak Penuhi Syarat, Capim KPK Berpotensi Langgar UU
    Liputan6.com, Jakarta - Komisi III DPR menilai 8 calon Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (Capim KPK) yang diserahkan Presiden Joko Widodo atau Jokowi ke DPR berpotensi melanggar Undang-Undang (UU) Nomor 30 Tahun 2002 tentang KPK. Sebab, Panitia Seleks #JUAL KAKI TANGAN PALSU DI JAKARTA


    Belum Ada Bukti Aman, Rokok Elektrik atau Vaping Tak Disarankan
    Liputan6.com, Jakarta Di mal, kafe dan pusat-pusat tempat berkumpul orang dengan tingkat ekonomi menengah ke atas kini makin mudah menemukan orang yang menghisap rokok elektrik. Sebagian masyarakat berpikir bahwa rokok ini lebih aman dibandingkan rokok ko #JUAL KAKI TANGAN PALSU DI JAKARTA


    Resep Herbal Menurunkan Kadar Kolesterol Tinggi
    Cuci bersih temulawak dan jati belanda. Rebus dalam air mendidih selama setengah jam. Saring dan minumlah selagi hangat bersama minyak zaitun dan jintan hitam (Habbatussauda). #JUAL KAKI TANGAN PALSU DI JAKARTA


    Alamak! Asap Kembali Kepung Pekanbaru Pagi ini
    Pekanbaru - Baru dua hari masyarakat sedikit lega karena berkurangnya asap, pagi ini asap kembali mengepung kota Pekanbaru. Jarak pandang kembali memburuk di bawah 500 meter. #JUAL KAKI TANGAN PALSU DI JAKARTA


    Pimpinan DPR mesra dengan Trump, dulu Soekarno serukan hancurkan AS
    Di era Presiden Soekarno, Indonesia dikenal galak terhadap AS. Bahkan, keberanian Bung Karno terhadap negeri imperialis, AS dan Inggris, sempat menjadi perbincangan dunia di masanya dan hingga kini masih diingat publik dunia. #JUAL KAKI TANGAN PALSU DI JAKARTA


    Manfaat Anggur Hitam untuk Kesehatan
    Anggur hitam memilki rasa yang lebih manis dan juga lebih segar dibandingkan anggur biasa, dan cenderung memiliki kandungan air yang lebih tinggi. Di Indonesia, anggur hitam menjadi salah satu jenis anggur yang paling populer, dan juga memiliki harga yan #JUAL KAKI TANGAN PALSU DI JAKARTA


    Dulu Hijau, Ini Penampakan Rumput Istana Bogor yang Kering
    Usai acara salat istisqa, Bima mengatakan kekeringan yang melanda Kota Bogor sudah dalam kondisi cukup parah. Beberapa wilayah di Kota Bogor sudah mengalami kekurangan air bersih untuk minum dan mandi cuci kakus #JUAL KAKI TANGAN PALSU DI JAKARTA


    Diam-diam Ahok pasang strategi hajar terus BPK
    Di tengah kemarahannya, Ahok ternyata menyimpan strategi. Diam-diam Ahok ingin BPK terus mengawasi keuangan DKI. Dengan demikian tak ada penyimpangan. #JUAL KAKI TANGAN PALSU DI JAKARTA


    Ancaman Bom RS Mitra Keluarga Surabaya Tak Terbukti
    Jakarta - Ancaman bom terhadap Rumah Sakit Mitra Keluarga Surabaya tidak terbukti. Tim gegana Polda Jatim tidak menemukan barang atau benda mencurigakan di kawasan rumah sakit di Jalan Satelit Indah, Sukomanunggal itu #JUAL KAKI TANGAN PALSU DI JAKARTA


    Upaya Seorang WNA Melestarikan Pencak Silat Indonesia
    Agar pencak silat tetap diminati dan bahkan dikenal ke penjuru dunia seorang antropolog dari Italia, Rosalia Sciortino Sumaryono, berusaha mengedukasi masyarakat mengenai pencak silat. #JUAL KAKI TANGAN PALSU DI JAKARTA


    Sinar Matahari Bikin Kulit Rusak? Jangan Takut!
    Survei terhadap konsumen L’Oreal membuktikan bahwa masyarakat menghindari sinar matahari karena takut hitam dan menggunakan sunscreen hanya saat berada di pantai dan tidak tahu persis mengenai kandungan SPF pada sunscreen. Hal inilah yang mendorong L’Orea #JUAL KAKI TANGAN PALSU DI JAKARTA


    Arus Lalu Lintas di Puncak Arah Jakarta Tersendat
    Arus lalu lintas di kawasan Puncak, Bogor kembali macet. Tidak seperti pagi di mana pengendara ingin naik ke Puncak, kali ini mereka ingin turun. Sore jelang malam, banyak masyarakat yang hendak pulang kembali ke rumah setelah seharian berwisata. #JUAL KAKI TANGAN PALSU DI JAKARTA


    Harga Yamaha MT-07 versi retro terkuak, dibanderol Rp 121 jutaan
    Dengan banderol harga tersebut, motor yang digadang-gadang menjadi pesaing Ducati Scrambler ini bakal lebih mahal sekitar 14 persen dibanding dengan versi standar Yamaha MT-07. #JUAL KAKI TANGAN PALSU DI JAKARTA


    Apple Garap Gadget Tenaga Surya?
    Ini bukan pertama kalinya Apple bermain-main dengan ide memanfaatkan tenaga surya untuk perangkat portable. Namun kali ini, sepertinya si pembesut iPhone tersebut serius akan menggarapnya. Paten terbaru memperlihatkan, Apple ingin membuat sel penampung #JUAL KAKI TANGAN PALSU DI JAKARTA


    Beragam Alasan PNS tak Masuk Kerja
    Sebanyak 22 Pegawai Negeri Sipil (PNS) Pemko Tegal diketahui tidak berangkat kerja pada hari pertama pascalibur lebaran, dengan berbagai alasan. Hal tersebut terungkap, saat tim internal Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Tegal melakukan inspeksi mend #JUAL KAKI TANGAN PALSU DI JAKARTA


    8-9-1900: Badai Mematikan Bunuh Lebih 8.000 Orang di Texas
    Liputan6.com, Galveston - "Saat itu pukul 8 malam, sejumlah rumah telah melayang dan bersarang di sebelah timur dan tenggara dari kediamanku. Mereka dihempas oleh gelombang yang luar biasa kuatnya. Rasanya, tak biasa melihat rumah tercerabut begitu saja," #JUAL KAKI TANGAN PALSU DI JAKARTA


    Seandainya Ciliwung Seperti ini, Bersih Seperti Sungai Ogansugyo di Kota Seoul
    Seoul - Sungai Ogansugyo membelah padatnya gedung pencakar langit si Seoul, Korea Selatan (Korsel). Namun sungai ini kelihatan eksotis karena bersih dan jernih tanpa ada sampah yang mengotorinya #JUAL KAKI TANGAN PALSU DI JAKARTA


    HATI-HATI POTATO CHIPS MENYEBABKAN RISIKO KANKER
    Kanker merupakan salah satu penyakit berbahaya yang paling di takuti di dunia, selalin sulit disembuhkan kanker juga berpotensi menyebabkan kematian. Penyakit kanker adalah sekelompok penyakit yang melibatkan sel-sel di bagian tubuh yang tumbuh diluar ken #JUAL KAKI TANGAN PALSU DI JAKARTA


    Enam Manfaat Anggur Merah untuk Kecantikan Kulit
    VIVA.co.id - Tidak hanya untuk dikonsumsi, ternyata anggur merah telah dikenal sebagai bahan perawatan kulit yang sangat mahal. Kandungan yang hadir dalam anggur merah dapat membantu untuk menyehatkan dan merawat kulit sehingga membuatnya terlihat sem #JUAL KAKI TANGAN PALSU DI JAKARTA


    Teknologi Anyar Microsoft ini Bikin Pengguna Sering Kesetrum
    Dari informasi yang didapat, teknik yang digunakan perangkat ini adalah dengan memberikan rangsangan elektrik pada kulit untuk memberitahukan informasi kepada pengguna. Kemungkinan teknik baru tersebut menggunakan kejutan listrik yang kecil. #JUAL KAKI TANGAN PALSU DI JAKARTA


    Kurangi Risiko Kanker Payudara dengan Diet Mediterania
    VIVA.co.id - Sebuah studi baru dari Spanyol mengatakan diet mediterania dapat mengurangi risiko kanker payudara. Dalam studi tersebut para peneliti menemukan bahwa wanita yang diminta untuk mengikuti Diet Mediterania yang kaya akan minyak zaitun extra-vir #JUAL KAKI TANGAN PALSU DI JAKARTA


    Demokrat Minta DPR Pertimbangkan Menunda 7 Proyek DPR
    Jakarta - Fraksi Partai Demokrat (F-PD) berkukuh bahwa DPR saat ini membutuhkan sarana berupa ruang kerja baru yang termasuk di 7 megaproyek. Namun, gejolak perekonomian saat ini seharusnya jadi pertimbangan untuk menunda. #JUAL KAKI TANGAN PALSU DI JAKARTA


    Usai Lari Pagi, Konsumsi 7 Makanan Ini agar Berenergi
    Liputan6.com, Jakarta Mengawali hari dengan berolahraga lari meruapkan kebiasaan baik. Usai membakar kalori dalam jumlah yang banyak pastikan juga Anda mengisi kembali agar tubuh berenergi menjalani hari. #JUAL KAKI TANGAN PALSU DI JAKARTA


    SDA Pilih Berdiri 3 Jam Baca Pembelaan Korupsi Haji
    Liputan6.com, Jakarta - Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta kembali menggelar sidang lanjutan perkara dugaan korupsi penyelenggaraan ibadah haji di Kementerian Agama periode 2010-2013, dengan terdakwa mantan Menteri Agama Suryadharma Ali at #JUAL KAKI TANGAN PALSU DI JAKARTA


    5 Manfaat Sayuran Hilangkan Bekas Jerawat
    Liputan6.com, Jakarta Sayuran memiliki segudang manfaat untuk kesehatan karena kaya nutrisi dan mineral penting yang dibutuhkan tubuh. Hebatnya lagi, sayuran mengandung kualitas tertentu yang mungkin efektif dalam mengurangi noda kulit, seperti bekas jera #JUAL KAKI TANGAN PALSU DI JAKARTA


    Khasiat Buah Abiu
    Daging buah abiu berwarna putih bening dengan rasa khas manis legit dan segar. Ada yang menggambarkannya seperti rasa kelapa muda, namun ada juga yang menyetarakannya dengan paduan susu dan karamel. Karena dagingnya lembek dan sedikit berair, abiu dapat d #JUAL KAKI TANGAN PALSU DI JAKARTA


    JK: Pemimpin Itu Memerintah, Bukan Pengimbau
    Liputan6.com, Jakarta - Wakil Presiden Jusuf Kalla menyempatkan diri memberikan pengarahan kepada 255 pasangan calon gubernur, bupati, dan walikota yang didukung Partai NasDem. Dalam kesempatan itu, JK ingin setiap pemimpin dapat memberi perintah tegas ke #JUAL KAKI TANGAN PALSU DI JAKARTA


    Jalan Jatinegara Barat Ditutup, Penggusuran Kampung Pulo Lanjut Lagi
    Jakarta - Polisi mulai menutup akses Jalan Jati Negara Barat, Jakarta Timur, dan menerapkan pengalihan arus pagi ini. Penggusuran permukiman kumuh Kampung Pulo pun mulai dilakukan. #JUAL KAKI TANGAN PALSU DI JAKARTA


    Manfaat Belimbing Bagi Kesehatan Tubuh Yang Luar Biasa
    Belimbing adalah salah satu buah eksotis yang kaya manfaat. Sekitar 100 gram buah belimbing, menyediakan 31 kalori yang jauh lebih rendah daripada untuk buah-buahan tropis populer lainnya. Selain itu, sejumlah nutrisi penting, antioksidan, dan vitamin men #JUAL KAKI TANGAN PALSU DI JAKARTA


    Zidane Nilai Di Maria Bakal Bantu PSG Naik Level di Liga Champions
    Namun demikian, perjalanan Les Parisiens di Liga Champions belum terlalu sukses. Selama periode itu, mereka cuma mentok di babak perempatfinal. Jangankan final, anak asuh Laurent Blanc bahkan belum mampu mengulang raihan terbaik sepanjang sejarah klub yak #JUAL KAKI TANGAN PALSU DI JAKARTA


    Amankah Melahap Makanan yang Sudah Jatuh?
    VIVA.co.id - Apa yang Anda lakukan ketika makanan jatuh ke lantai? Beberapa dari Anda pasti akan langsung memungutnya. Namun, apakah Anda yakin dengan kesehatan dari makanan yang sudah jatuh? #JUAL KAKI TANGAN PALSU DI JAKARTA


    Lebaran, Orang Indonesia Hobi Ngetweet
    Jakarta - Twitter mencatat selama hari raya Lebaran, pengguna Twitter Indonesia paling banyak berkicau. Dalam rilis yang dipublikasikan hari ini, Twitter mencatat sepanjang Ramadan saja ada lebih dari 8,4 miliar Tweet impression tentang Ramadan di Twitter #JUAL KAKI TANGAN PALSU DI JAKARTA


    Kandungan Gizi dan Manfaat Kacang Polong
    Anda tentu sering mendengar kacang polong atau kacang ercis. Salah satu dari berbagai macam jenis kacang-kacangan yang bisa kita konsumsi ialah kacang polong. Kacang polong mempunyai rasa yang sangat enak, ia juga dapat di campurkan di berbagai macam mas #JUAL KAKI TANGAN PALSU DI JAKARTA


    Banjir Kilat, 8 Orang Tewas di Perbatasan Utah-Arizona
    Jakarta - Setidaknya ada 8 orang yang dilaporkan tewas di perbatasanUtah denganArizona akibat banjir kilat. Bencana ini terjadi pada Senin (14/9) lalu di mana banyak terjadi kilat di kawasan tersebut yang dipicu dengan hujan yang sangat deras. #JUAL KAKI TANGAN PALSU DI JAKARTA


    Mitsubishi Tak Mau Buru-buru Pasarkan Pajero Sport Versi Terbaru
    Jakarta -PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors tidak akan terburu-buru meluncurkan All New Pajero Sort alis Pajero Sport versi paling anyar di Indonesia pada tahun ini. Alasannya, selain karena faktor siklus produk yang belum saatnya, juga karena permintaan #JUAL KAKI TANGAN PALSU DI JAKARTA


    Penampakan Asap yang Membubung Tinggi dari Kebakaran di Widya Chandra
    Jakarta - Asap hitam yang membubung tinggi menjadi pemandangan di Jakarta Selatan pagi ini. Asap itu berasal dari kebakaran di Kompleks Widya Chandra. #JUAL KAKI TANGAN PALSU DI JAKARTA


    Manfaat Bunga Kenanga Sebagai Obat Tradisional
    Indonesia menjadi salah satu negara yang kaya akan flora dan juga faunanya, baik itu yang asli berasal dari dalam negeri maupun pembudidayaan dari luar, yang pada kenyataannya tanah dan juga iklim disini sangatlah cocok untuk pertumbuhan berbagai macam t #JUAL KAKI TANGAN PALSU DI JAKARTA


    Menemukan Rahasia Keajaiban Sakura
    Liputan6.com, Jakarta Siapa yang tak mengenal keindahan dari bunga sakura? Ada keajaiban sakura yang masih tersembunyi. #JUAL KAKI TANGAN PALSU DI JAKARTA


    Pesawat F-16 Amerika Jatuh di Hutan Belantara Jerman
    Berlin - Sebuah pesawat tempur F-16 milik Amerika Serikat jatuh di bagian selatan Jerman pada Selasa (11/8). Sang pilot berhasil menyelamatkan diri menggunakan parasut. #JUAL KAKI TANGAN PALSU DI JAKARTA


    Panda Raksasa Langka di AS Tunjukkan Tanda Kehamilan
    Washington - Panda raksasa yang ada di Kebun Binatang Nasional Snithsonian di Washington, Amerika Serikat dikabarkan menunjukkan tanda-tanda mengandung. Kabar ini menjadi kabar baik bagi spesies langka ini. #JUAL KAKI TANGAN PALSU DI JAKARTA


    Ada Truk Melintang di Tol Ancol, Lalin Macet 6 Km ke Arah Pluit
    Berdasarkan informasi dari petugas Jasa Marga, Lily, kecelakaan terjadi pada pukul 05.35 WIB, Rabu (12/8/2015). Masih belum diketahui penyebab dari kecelakaan yang berada di wilayah Gedong Panjang arah Pluit itu. #JUAL KAKI TANGAN PALSU DI JAKARTA


    Tersangka Kasus Pembunuhan Engeline Dikeroyok Napi di Kerobokan
    DENPASAR, KOMPAS.com — Tersangka kasus pembunuhan bocah Engeline di Denpasar, Bali, Agus Tay Hamda May, dikeroyok oleh penghuni Lembaga Pemasyarakatan Kerobokan. Kabar itu diungkapkan kuasa hukum Agus, Haposan Sihombing. #JUAL KAKI TANGAN PALSU DI JAKARTA


    Masker Lidah Mertua, Penyerap Polutan Berbahaya Karya Siswa SMA
    Jakarta - Lomba Karya Ilmiah Remaja (LKIR) ke-47 melahirkan pemikiran inovatif di kalangan remaja. Salah satunya masker lidah mertua yang dibuat oleh Edwin Julianto dan Jerome Adriel Tjiptadi, siswa kelas 2 SMA Santa Laurensia, Alam Sutera, Tangerang. #JUAL KAKI TANGAN PALSU DI JAKARTA


    Gelar Juara Tahun Ini Takkan Jadi Gelar Terpenting bagi Rossi
    Indianapolis - Valentino Rossi berpeluang merebut gelar juara dunia MotoGP pada tahun ini. Namun, kalau pun jadi juara, Rossi menyebut gelar tahun ini tak akan menjadi gelar paling penting yang pernah dia raih. #JUAL KAKI TANGAN PALSU DI JAKARTA


    Tujuh Manfaat Kopi untuk Kecantikan
    VIVA.co.id - Kopi tidak hanya untuk dikonsumsi sebagai minuman yang memiliki banyak manfaat. Namun, ternyata kopi yang berbentuk bubuk bisa digunakan sebagai bahan utama untuk kecantikan. #JUAL KAKI TANGAN PALSU DI JAKARTA


    KPU Ingatkan Sore Ini Batas Akhir Perbaikan Persyaratan Calon Kepala Daerah
    Jakarta - Selain di tujuh daerah yang pendaftaran calon kepala daerahnya diperpanjang, di Kabupaten dan Kota lainnya proses pilkada kini memasuki tahapan verifikasi. Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengingatkan bagi pasangan calon yang kurang lengkap dalam p #JUAL KAKI TANGAN PALSU DI JAKARTA


    Kebakaran di Permukiman Dekat Pasar Gembrong Sudah Padam
    Jakarta - Kebakaran yang terjadi di permukiman padat penduduk di dekat Pasar Gembrong sudah mulai padam. Saat ini pihak pemadam kebakaran sedang melakukan pendinginan. #JUAL KAKI TANGAN PALSU DI JAKARTA


    Waspadai Gejala Kanker Langka Jika Perut Terasa Penuh
    Dokter spesialis Hematologi Onkologi Medik, dr Hilman Tajdoedin mengatakan, penderita CML memiliki kromosom abnormal yang dikenal sebagai kromosom Philadelphia. Kromosom ini memproduksi protein abnormal yang disebut Bcr-Abl yang memberi sinyal kepada sums #JUAL KAKI TANGAN PALSU DI JAKARTA


    Manfaat Buah Sawo dan Kandungan Nutrisinya
    Melihat kandungan nutrisi buah sawo yang beragam maka tidak heran jika masih ada kandungan nutrisi pendukung yaitu, antioksidan. #JUAL KAKI TANGAN PALSU DI JAKARTA


    Mengenal Fungsi dan Penyakit pada Organ Paru
    Ukuran paru-paru ternyata berbeda. Paru di sisi kanan cenderung berukuran lebih besar dan lebih pendek karena harus memberi ruang bagi organ hati yang berada dibawahnya. Sedangkan sisi kiri lebih kecil dan sempit karena berdekatan dengan jantung. #JUAL KAKI TANGAN PALSU DI JAKARTA


Pembuat Tangan Palsu
Pembuat Kaki Palsu
Distributor Tangan Palsu
Distributor Kaki Palsu
Supplier Tangan Palsu
Supplier Kaki Palsu
Pemasok Tangan Palsu
Pemasok Kaki Palsu
Jual Tangan Palsu
Jual Kaki Palsu
Harga Tangan Palsu
Harga Kaki Palsu
Pabrik Tangan Palsu
Pabrik Kaki Palsu
Agen Tangan Palsu
Agen Tangan Palsu SNI
Agen Tangan Palsu Murah
Tangan Palsu Murah
Kaki Palsu Murah
Tangan Palsu
Kaki Palsu




JUAL TANGAN PALSU BISA DI GERAKAN DI BATURAJA

jual tangan palsu bisa di gerakan di Baturaja kami bergerak dibidang jasa pelayanan rehabilitasi medic fisik berupa terapi wicara, fisioterapi, psikologi, dan okupasi therapy. Perusahaan jasa yang kami beri nama Madiun Therapy Center ini berdiri pada tahun 2010, didirikan oleh Bp. Tri Ari Wicaksono dan Ibu. Pipit Desmayanti beralamat di Jl. Kapuas no 22 A, Madiun, Jawa timur.Seiring berjalanya waktu dan perkembangan usaha kami, perusahaan kami bermetamorfosis menjadi PT. PIAR MUDHA DIRJAYA pada tahun 2013. jual tangan palsu bisa di gerakan di Baturaja jual tangan palsu bisa di gerakan di Baturaja

jual Tangan Palsu | Jual Kaki Palsu | Tangan Palsu | Kaki Palsu

OLAH DATA ORDINAL MENJADI INTERVAL

 Data yang dikumpulkan mahasiwa ketika akan membuat tugas akhir, selain data sekunder diantaranya adalah data primer. Data sekunder adalah data yang diperoleh dari catatan-catatan atau informasi tertulis dari perusahaan, serta data-data lain yang terdokumentasi dengan baik dan valid. Sedangkan data primer adalah data yang direspon langsung oleh responden berdasarkan wawancara ataupun daftar pertanyaan yang dirancang, disusun, dan disajikan dalam bentuk skala, baik nominal, ordinal, interval maupun ratio oleh mahasiswa ketika membutuhkan data demi kepentingan penelitian.

Teknik pengumpulan data seperti ini lazim digunakan karena selain bisa langsung menentukan skala pengukuranya, akan tetapi juga bisa melengkapi hasil wawancara yang dilakukan dengan responden.

Skala pengukuran yang dibuat oleh mahasiswa sebaiknya dibuat sedemikian rupa, mengikuti kaidah, sehingga akan memudahkan pemilihan teknik analisis yang akan digunakan ketika pengumpulan datanya sudah selesai.

Catatan: Artikel ini membahas bagaimana transformasi dari data ordinal ke interval, sedangkan untuk transformasi data dalam keperluan untuk memenuhi asumsi klasik, baca artikel kami yang berjudul "Transformasi Data"

Dalam studi empiris, misalnya saja mahasiswa ingin menggunakan statistika parametrik dengan analisis regresi untuk menganalisis dan mengkaji masalah-masalah penelitian. Pemilihan analisis model ini ini hanya lazim digunakan bila skala pengukuran yang yang dilakukan adalah minimal interval. Sedangkan teknik pengumpulan data yang dilakukan oleh mahasiswa sudah dilakukan dengan menggunakan skala pengukuran nominal (atau ordinal).

Menghadapi situasi demikian, salah satu cara yang dilakukan adalah menaikkan tingkat pengukuran skalanya dari ordinal menjadi interval. Melakukan manipulasi data dengan cara menaikkan skala dari ordinal menjadi interval ini, selain bertujuan untuk tidak melanggar kelaziman, juga untuk mengubah agar syarat distribusi normal bisa dipenuhi ketika menggunakan statistika parametrik.

Menurut Sambas Ali Muhidin dan Maman Abdurahman, “salah satu metode transformasi yang sering digunakan adalah metode succesive interval (MSI)”. Meskipun banyak perdebatan tentang metode ini, diharapkan pemikiran ini bisa melengkapi wacana mahasiswa ketika akan melakukan analisis data berkenaan dengan tugas-tugas kuliah.

Sebelum melanjutkan pembahasan tentang bagaimana transformasi data ordinal dilakukan, tulisan ini sedikit membahas tentang dua perbedaan pendapat tentang bagimana skor-skor yang diberikan terhadap alternatif jawaban pada skala pengukuran Likert yang sudah kita kenal. Pendapat pertama mengatakan bahwa skor 1, 2, 3, 4, dan 5 adalah data interval. Sedangkan pendapat yang kedua, menyatakan bahwa jenis skala pengukuran Likert adalah ordinal. Alasannya skala Likert merupakan Skala Interval adalah karena skala sikap merupakan dan menempatkan kedudukan sikap seseorang pada kesatuan perasaan kontinum yang berkisar dari sikap “sangat positif”, artinya mendukung terhadap suatu objek psikologis terhadap objek penelitian, dan sikap “sangat negatif”, yang tidak mendukung sama sekali terhadap objek psikologis terhadap objek penelitian.

Berkenaan dengan perbedaan pendapat terhadap skor-skor yang diberikan dalam alternatif jawaban dalam skala Likert itu, apakah termasuk dalam skala pengukuran ordinal atau data interval, berikut ini kami mneyampaikan pemikiran yang bisa dijadikan pertimbangan: Ciri spesifik yang dimiliki oleh data yang diperoleh dengan skala pengukuran ordinal, adalah bahwa, data ordinal merupakan jenis data kualitatif, bukan numerik, berupa kata-kata atau kalimat, seperti misalnya sangat setuju, kurang setuju, dan tidak setuju, jika pertanyaannya ditujukan terhadap persetujuan tentang suatu event. Atau bisa juga respon terhadap keberadaan suatu Bank “PQR” dalam suatu daerah yang bisa dimulai dari sangat tidak setuju, tidak setuju, ragu-ragu, Setuju, dan sangat setuju.

Sementara data interval adalah termasuk data kuantitatif, berbentuk numerik, berupa angka, bukan terdiri dari kata-kata, atau kalimat. Mahasiswa yang melakukan penelitian dengan menggunakan pendekatan kuantitatif, termasuk di dalamnya adalah data interval, data yang diperoleh dari hasil pengumpulan data bisa langsung diolah dengan menggunakan model statistika. Akan tetapi data yang diperoleh dengan pengukuran skala ordinal, berbentuk kata-kata, kalimat, penyataan, sebelum diolah, perlu memberikan kode numerik, atau simbol berupa angka dalam setiap jawaban.

Misalnya saja alternatif jawaban pada skala Likert, alternatif jawaban “sangat tidak setuju” diberi skor 1; “ tidak setuju diberi skor 2; “ragu-ragu” diberi skor 3; “setuju” diberi kode 4; dan “sangat setuju” diberi skor 5. angka-angka (numerik) inilah yang kemudian diolah, sehingga menghasilkan skor tertentu. Tetapi, sesuai dengan sifat dan cirinya, angka 1, 2, 3, 4, dan 5 atau skor yang sudah diperoleh tidak memberikan arti apa-apa terhadap objek yang diukur. Dengan kata lain, skor yang lebih tinggi lebih tidak berarti lebih baik dari skor yang lebih rendah. Skor 1 hanya menunjukkan sikap “sangat tidak setuju”, skor 2 menunjukkan sikap “tidak setuju, skor 3 menunjukkan sikap “ragu-ragu’, skor 4 menunjukkan sikap “setuju”, dan skor 5 menunjukkan sikap “sangat setuju”. Kita tidak bisa mengatakan bahwa skor 4 atau “setuju” dua kali lebih baik dari skor 2 atau “tidak setuju”.

Fenomena ini berbeda sekali dengan sifat/ciri yang dimiliki oleh data interval, dimana angka-angka atau skor-skor numerik yang diperoleh dari hasil pengukuran data langsung dapat dibandingkan antara satu dengan lainnya, dikurangkan, dijumlahkan, dibagi dan dikalikan. Misalnya saja penelitian yang dilakukan mahasiswa tentang suhu udara beberapa kelas, dan diperoleh data misalnya suhu ruangan kelas A 15 derajat Cls, suhu ruang kelas B 20 derajat Cls, dan suhu ruang kelas C 25 derajat Cls. Berarti bahwa suhu ruang kelas A adalah 75 % lebih dingin dari suhu ruang kelas B. Suhu ruang kelas A 60 % lebih dingin dari suhu ruang kelas C. Suhu ruang kelas A lebih dingin dari suhu ruang kelas B dan C. Atau suhu ruangan kelas B lebih panas dari suhu ruang kelas A, tetapi lebih dingin dibandingkan dengan suhu ruangan kelas C. Contoh lain misalnya prestasi mahasiswa yang diukur dengan skala indek prestasi mahasiswa.

KEPUSTAKAAN
Babbie, Earl R., The Pravtice of Social Research, 4th Edition, Belmont, CA, Wadsworth,
1986. Kerlinger, F.N., Foundation of Behavioral Research, 2nd Ed., New York, MacMillan, 1971.
Moh nazir, Ph.d. Metode Penelitian, Penerbit Ghalia Indonesia, Jakarta, 2005).


TRANSFORMASI DATA ORDINAL menjadi INTERVAL SECARA MANUAL
(Kasus Transformasi Data Ordinal Menjadi Interval)
Oleh: Suharto*

A. Pendahuluan
Beberapa ahli berpendapat bahwa pelaksanaan penelitian menggunakan metode ilmiah diantaranya adalah dengan melakukan langkah-langkah sistematis. Metode ilmiah sendiri adalah merupakan pengejaran terhadap kebenaran relatif yang diatur oleh pertimbangan-pertimbangan logis. Dan karena keberadaan dari ilmu itu adalah untuk memperoleh interelasi yang sistematis dari fakta-fakta, maka metode ilmiah berkehendak untuk mencari jawaban tentang fakta-fakta dengan menggunakan pendekatan kesangsian sistematis. Karenanya, penelitian dan metode ilmiah, jika tidak dikatakan sama, mempunyai hubungan yang relatif dekat. Dengan adanya metode ilmiah, pertanyaan-pertanyaan dalam mencari dalil umum, akan mudah dijawab. Menuruti Schluter (Moh Nazir), langkah penting sebelum sampai tahapan analisis data dan penentuan model adalah ketika melakukan pengumpulan dan manipulasi data sehingga bisa digunakan bagi keperluan pengujian hipotesis. Mengadakan manipulasi data berarti mengubah data mentah dari awal menjadi suatu bentuk yang dapat dengan mudah memperlihatkan hubungan-hubungan antar fenomena. Kelaziman kuantifikasi sebaiknya dilakukan kecuali bagi atribut-atribut yang tidak dapat dilakukan. Dan dari kuantifikasi data itu, penentuan mana yang dikatakan data nominal, ordinal, ratio dan interval bisa dilakukan demi memasuki wilayah penentuan model.

Pada ilmu-ilmu sosial yang telah lebih berkembang, melakukan analisis berdasarkan pada kerangka hipotesis ilakukan dengan membuat model matematis untuk membangun refleksi hubungan antar fenomena yang secara implisit sudah dilakukan dalam rumusan hipotesis  Analisis data merupakan bagian yang amat penting dalam metode ilmiah. Data bisa memiliki makna setelah dilakukan analisis dengan menggunakan model yang lazim digunakan dan sudah diuji secara ilmiah meskipun memiliki banyak peluang untuk digunakan. Akan tetapi masing-masing model, jika ditelaah satu demi satu, sebenarnya hanya sebagian saja yang bisa digunakan untuk kondisi dan data tertentu. Ia tidak bisa digunakan untuk menganalisis data jika model yang digunakan kurang sesuai dengan bagaimana kita memperoleh data jika menggunakan instrumen. Timbangan tidak bisa digunakan untuk mengukur tinggi badan seseorang. Sebaliknya meteran tidak bisa digunakan untuk mengukur berat badan seseorang. Karena masing-masing instrumen memiliki kegunaan masing-masing. Dalam hal ini, tentu saja kita tidak ingin menggunakan model analisis hanya semata-mata karena menuruti selera dan kepentingan. Suatu model hanya lazim digunakan tergantung dari kondisi bagaimana data dikumpulkan.

Karena pada dasarnya, model adalah alat yang bisa digunakan dalam kondisi dan data apapun. Ia tetap bisa digunakan untuk menghitung secara matematis, akan tetapi tidak dalam teori. Banyaknya konsumsi makanan tentu memiliki hubungan dengan berat badan seseorang. Akan tetapi banyaknya konsumsi makanan penduduk pulau Nias, tidak akan pernah memiliki hubungan dengan berat badan penduduk Kalimantan. Motivasi kerja sebuah perusahaan elektronik, tidak akan memiliki hubungan dengan produktivitas petani karet.

Model analisis statistik hanya bisa digunakan jika data yang diperoleh memiliki syarat-syarat tertentu. Masing-masing variabel tidak memiliki hubungan linier yang eksak. Data yang kita peroleh melalui instrumen pengumpul data itu bisa dianalisis dengan menggunakan model tanpa melanggar kelaziman. Bagi keperluan analisis penelitian ilmu-ilmu sosial, teknik mengurutkan sesuatu ke dalam skala itu artinya begitu penting mengingat sebagian data dalam ilmu-ilmu sosial mempunyai sifat kualitatif. Atribut saja sebagai objek penelitian selain kurang representatif bagi peneliti, juga sebagian orang saat ini menginginkan gradasi yang lebih baik bagi objek penelitian. Orang selain kurang begitu puas dengan atribut baik atau buruk, setuju atau tidak setuju, tetapi juga menginginkan sesuatu yang berada di antara baik dan buruk atau di antara setuju dan tidak setuju. Karena gradasi, merupakan kelaziman yang diminta bagi sebagian orang bisa menguak secara detail objek penelitian. Semakin banyak gradasi yang dibuat dalam instrumen penelitian, hasilnya akan makin representatif.

Menuruti Moh. Nazir, teknik membuat skala adalah cara mengubah fakta-fakta kualitatif (atribut) menjadi suatu urutan kuantitatif (variabel). Mengubah fakta-fakta kualitatif menjadi urutan kuantitatif itu telah menjadi satu kelaziman paling tidak bagi sebagian besar orang, karena berbagai alasan. Pertama, eksistensi matematika sebagai alat yang lebih cenderung digunakan oleh ilmu-ilmu pengetahuan sehingga bisa mengundang kuantitatif variabel. Kedua, ilmu pengetahuan, disamping akurasi data, semakin meminta presisi yang lebih baik, lebih-lebih dalam mengukur gradasi. Karena perlunya presisi, maka kita belum tentu puas dengan atribut baik atau buruk saja. Sebagian peneliti ingin mengukur sifat-sifat yang ada antara baik dan buruk tersebut, sehingga diperoleh suatu skala gradasi yang jelas.

B. Pembahasan
a. Data nominal
Sebelum kita membicarakan bagaimana alat analisis digunakan, akan diberikan ulasan tentang bagaimana sebenarnya data nominal yang sering digunakan dalam statistik nonparametrik bagi mahasiswa. Menuruti Moh. Nazir, data nominal adalah ukuran yang paling sederhana, dimana angka yang diberikan kepada objek mempunyai arti sebagai label saja, dan tidak menunjukkan tingkatan apapun. Ciri-ciri data nominal adalah hanya memiliki atribut, atau nama, atau diskrit. Data nominal merupakan data kontinum dan tidak memiliki urutan. Bila objek dikelompokkan ke dalam set-set, dan kepada semua anggota set diberikan angka, set-set tersebut tidak boleh tumpang tindih dan bersisa. Misalnya tentang jenis olah raga yakni tenis, basket dan renang. Kemudian masing-masing anggota set di atas kita berikan angka, misalnya tenis (1), basket (2) dan renang (3). Jelas kelihatan bahwa angka yang diberikan tidak menunjukkan bahwa tingkat olah raga basket lebih tinggi dari tenis ataupun tingkat renang lebih tinggi dari tenis. Angka tersebut tidak memberikan arti apa-apa jika ditambahkan. Angka yang diberikan hanya berfungsi sebagai label saja. Begitu juga tentang suku, yakni Dayak, Bugis dan Badui. Tentang partai, misalnya Partai Bulan, Partai Bintang dan Partai Matahari. Masing-masing kategori tidak dinyatakan lebih tinggi dari atribut (nama) yang lain. Seseorang yang pergi ke Jakarta, tidak akan pernah mengatakan dua setengah kali, atau tiga seperempat kali. Tetapi akan mengatakan dua kali, lima kali, atau tujuh kali. Begitu seterusnya. Tidak akan pernah ada bilangan pecahan. Data nominal ini diperoleh dari hasil pengukuran dengan skala nominal. Menuruti Sugiono, alat analisis (uji hipotesis asosiatif) statistik nonparametrik yang digunakan untuk data nominal adalah Coeffisien Contingensi  Akan tetapi karena pengujian hipotesis  Coeffisien Contingensi memerlukan rumus Chi Square (χ2), perhitungannya dilakukan setelah kita menghitung Chi Square. Penggunaan model statistik nonparametrik selain Coeffisien Contingensi tidak lazim dilakukan.

b. Data ordinal
Bagian lain dari data kontinum adalah data ordinal. Data ini, selain memiliki nama (atribut), juga memiliki peringkat atau urutan. Angka yang diberikan mengandung tingkatan. Ia digunakan untuk mengurutkan objek dari yang paling rendah sampai yang paling tinggi atau sebaliknya. Ukuran ini tidak memberikan nilai absolut terhadap objek, tetapi hanya memberikan peringkat saja. Jika kita memiliki sebuah set objek yang dinomori, dari 1 sampai n, misalnya peringkat 1, 2, 3, 4, 5 dan seterusnya, bila dinyatakan dalam skala, maka jarak antara data yang satu dengan lainnya tidak sama. Ia akan memiliki urutan mulai dari yang paling tinggi sampai paling rendah. Atau paling baik sampai ke yang paling buruk.

Misalnya dalam skala Likert (Moh Nazir), mulai dari sangat setuju, setuju, ragu-ragu, tidak setuju sampai sangat tidak setuju. Atau jawaban pertanyaan tentang kecenderungan masyarakat untuk menghadiri rapat umum pemilihan kepala daerah, mulai dari tidak pernah absen menghadiri, dengan kode 5, kadang-kadang saja menghadiri, dengan kode 4, kurang menghadiri, dengan kode 3, tidak pernah menghadiri, dengan kode 2 sampai tidak ingin menghadiri sama sekali, dengan kode 1. Dari hasil pengukuran dengan menggunakan skala ordinal ini akan diperoleh data ordinal. Alat analisis (uji hipotesis asosiatif  statistik nonparametrik yang lazim digunakan untuk data ordinal adalah Spearman Rank Correlation dan Kendall Tau.

c. Data interval
Pemberian angka kepada set dari objek yang mempunyai sifat-sifat ukuran ordinal dan ditambah satu sifat lain, yakni jarak yang sama pada pengukuran dinamakan data interval. Data ini memperlihatkan jarak yang sama dari ciri atau sifat objek yang diukur. Akan tetapi ukuran interval tidak memberikan jumlah absolut dari objek yang diukur. Data yang diperoleh dari hasil pengukuran menggunakan skala interval dinamakan data interval.

Misalnya tentang nilai ujian 6 orang mahasiswa, yakni A, B, C, D, E dan F diukur dengan ukuran interval pada skala prestasi dengan ukuran 1, 2, 3, 4, 5 dan 6, maka dapat dikatakan bahwa beda prestasi antara C dan A adalah 3 – 1 = 2. Beda prestasi antara C dan F adalah 6 – 3 = 3. Akan tetapi tidak bisa dikatakan bahwa prestasi E adalah 5 kali prestasi A ataupun prestasi F adalah 3 kali lebih baik dari prestasi B. Dari hasil pengukuran dengan menggunakan skala interval ini akan diperoleh data interval. Alat analisis (uji hipotesis asosiatif)  statistik parametrik yang lazim digunakan untuk data interval ini adalah Pearson Korelasi Product Moment, Partial Correlation, Multiple Correlation, Partial Regression, dan Multiple Regression.

d. Data ratio
Ukuran yang meliputi semua ukuran di atas ditambah dengan satu sifat yang lain, yakni ukuran yang memberikan keterangan tentang nilai absolut dari objek yang diukur dinamakan ukuran ratio. Ukuran ratio memiliki titik nol, karenanya, interval jarak tidak dinyatakan dengan beda angka rata-rata satu kelompok dibandingkan dengan titik nol di atas. Oleh karena ada titik nol, maka ukuran rasio dapat dibuat perkalian ataupun pembagian. Angka pada skala rasio dapat menunjukkan nilai sebenarnya dari objek yang diukur. Jika ada 4 orang pengemudi, A, B, C dan D mempunyai pendapatan masing-masing perhari Rp. 10.000, Rp.30.000, Rp. 40.000 dan Rp. 50.000. bila dilihat dengan ukuran rasio maka pendapatan pengemudi C adalah 4 kali pendapatan pengemudi A. Pendapatan D adalah 5 kali pendapatan A. Pendapatan C adalah 4/3 kali pendapatan B. Dengan kata lain, rasio antara C dan A adalah 4 : 1, rasio antara D dan A adalah 5 : 1, sedangkan rasio antara C dan B adalah 4 : 3. Interval pendapatan pengemudi A dan C adalah 30.000. dan pendapatan pengemudi C adalah 4 kali pendapatan pengemudi A.

Dari hasil pengukuran dengan menggunakan skala rasio ini akan diperoleh data rasio. Alat analisis (uji hipotesis asosiatif)  yang digunakan adalah statistik parametrik dan yang lazim digunakan untuk data rasio ini adalah Pearson Korelasi Product Moment, Partial Correlation, Multiple Correlation, Partial Regression, dan Multiple Regression. Sesuai dengan ulasan jenis pengukuran yang digunakan, maka variabel penelitian diharapkan dapat bagi 4 bagian, yakni variabel nominal, variabel ordinal, variabel interval, dan variabel rasio. Variabel nominal, yaitu variabel yang dikategorikan secara diskrit dan saling terpisah seperti status perkawinan, jenis kelamin, dan sebagainya. Variabel ordinal adalah variabel yang disusun atas dasar peringkat, seperti peringkat prestasi mahasiswa, peringkat perlombaan catur, peringkat tingkat kesukaran suatu pekerjaan dan lain-lain.

Variabel interval adalah variabel yang diukur dengan ukuran interval seperti penghasilan, sikap dan sebagainya, sedangkan variabel rasio adalah variabel yang disusun dengan ukuran rasio seperti tingkat penganggguran, dan sebagainya.

e. Konversi variabel ordinal
Adakalanya kita tidak ingin menguji hipotesis dengan alat uji hipotesis statistik nonparametrik dengan berbagai pertimbangan. Misalnya kita ingin melakukan uji statistik parametrik Pearson Korelasi Product Moment, Partial Correlation, Multiple Correlation, Partial Regression dan Multiple Regression, padahal data yang kita miliki adalah hasil pengukuran dengan skala ordinal, sedangkan persyaratan penggunaan statistik parametrik adalah selain data harus berbentuk interval atau rasio, data harus memiliki distribusi normal. Jika kita tidak ingin melakukan ujinormalitas karena data yang kita miliki adalah data ordinal, hal itu bisa saja kita lakukan dengan cara menaikkan data dari pengukuran skala ordinal menjadi data dalam skala interval dengan metode Suksesive Interval.

Menuruti Al-Rasyid, menaikkan data dengan skala ordinal menjadi skala interval dinamakan transformasi dengan menggunakan metode Suksesiv Interval. Penggunaan skala interval bagi kepentingan statistik parametrik, selain merupakan suatu kelaziman, juga untuk mengubah data agar memiliki sebaran normal. Transformasi menggunakan model ini berarti tidak perlu melakukan uji normalitas. Karena salah satu syarat penggunaan statistik parametrik, selain data harus memiliki skala interval (dan ratio), data harus memiliki distribusi normal. Berbeda dengan statistik nonparametrik, ia hanya digunakan untuk mengukur distribusi. (Ronald E. Walpole).

Berikut ini diberikan contoh sederhana bagaimana kita meningkatkan data hasil pengukuran dengan skala ordinal menjadi data interval dengan metode Suksesiv Interval. Sebenarnya data ini lazimnya hanya dianalisis dengan statistik nonparametrik. Akan tetapi oleh karena model yang diinginkan adalah statistik parametrik, data tersebut ditingkatkan skalanya menjadi data interval dengan menggunakan metode Suksesive Interval, sehingga di dapat dua jenis data yakni data ordinal dan data interval hasil transformasi. Tabel berikut ini adalah konversi variabel ordinal menjadi variabel interval yang disajikan secara simultan. Data ordinal berukuran 100.


Tabel 1.
Proses Konversi Variabel Ordinal menjadi Variabel Interval
1. Pemilih jawaban (kolom 1) atau kategori dan jumlahnya dibuat dari hasil kuisioner fiktif.

2. Masing-masing frekuensi setiap masing-masing kategori dijumlahkan (kolom 2) menjadi jumlah frekuensi.

3. Kolom proporsi (kolom 3) nomor 1 diisi dengan cara, misalnya yang memilih kategori 1 jumlah responden 25 orang, maka proporsinya adalah (25 : 100) = 0,25. Kolom proporsi no 2 diisi dengan cara, kategori 2 dengan jumlah responden 17 orang, maka proporsinya adalah (17 : 100) = 0,17. Kolom proporsi nomor 3 diisi dengan cara, kategori 3 dengan jumlah responden 34 orang, proporsinya adalah (34 : 100) = 0,34. Kemudian kolom proporsi nomor 4 dengan jumlah responden 19 orang, proporsinya dihitung dengan cara (19 : 100) = 0,19, begitu seterusnya sampai ditemukan angka 0,05.

4. Proporsi kumulatif (kolom 4) diisi dengan cara menjumlahkan secara kumulatif item yang ada pada kolom no 3 (proporsi). Misalnya 0,25 + 0,17 = 0,42. Kemudian nilai 0,42 + 0,34 = 0,76. Lalu 0,76 + 0,19 = 0,95. Dan terakhir adalah 0,95 + 0,05 = 1,00. 5. Kolom 5 (Nilai Z), diisi dengan cara melihat tabel Distribusi Normal (Lampiran 1).

Misalnya angka (– 0,67), diperoleh dari luas 0,2500 (tabel Z) terletak di Z yang ke berapa. Jika tidak ada angka yang pas, cari nilai yang terdekat dengan luas 0,2500. Dalam hal ini angka 0,2514 (terdekat dengan angka 0,2500) terletak di Z ke 0,67. Karena angka 0,25 berada di bawah 0,5, maka beri tanda negatif didepannya. Berikutnya adalah angka (– 0,20), diperoleh dari luas (angka) 0,4200 (tabel Z) terletak di Z ke berapa. Jika tidak ada angka yang sama dengan 0,4200, cari nilai yang terdekat dengan angka 0,4200 dalam tabel Z. Dalam contoh ini, angka 0,4207 (terdekat dengan 0,4200) terletak di Z ke 0,2. Karena angka 0,42 berada di bawah 0,5, maka beri tanda negatif di depannya. Kemudian angka (0,71), diperoleh dari luas distribusi normal (angka) 0,7600 (tabel Z). Angka ini harus dihitung dengan jalan menjumlahkan setengah dari luas distribusi normal, yakni (0,5 + 0,26) = 0,76. Untuk mencapai angka 1,0000, berarti ada kekurangan sebesar 0,2400. Tabel Z yang terdekat dengan angka 0,2400 adalah 0,2389 yang terletak di Z ke 0,71. Berikutnya adalah angka (1,64). Angka ini diperoleh dari luas distribusi normal (angka) 0,9500 (tabel Z). Angka ini juga harus dihitung dengan cara menjumlahkan setengah dari luas distribusi normal, yakni (0,5 + 0,45) = 0,95. Untuk mencapai luas 100% (angka 1,000), distribusi ini ada kekurangan sebesar 0,0500. Tabel Z yang terdekat dengan angka 0,0500 adalah 0,0505 (Z ke 1,64) dan 0,495 (Z ke 165) . Oleh karena angka tersebut memiliki nilai sama, maka kita hanya memilih salah satu, yakni di Z ke 1,645. Nilai ordinat (kolom 6) dapat dilihat pada tabel Ordinat Kurva Normal. Angka 0,3187 bersesuaian dengan P 0,25 (kolom 4). Angka 0,3910 bersesuaian dengan P 0,42 (kolom 4). Kemudian angka 0,3101 bersesuaian dengan P 0,76. (1 – P) = 0,24 (kolom 4). Artinya nilai 0,3101 bersesuaian dengan P 0,24. Dst....

Kolom 7
(nilai skala) dicari dengan rumus :
-------------->Kepadatan pd batas bawah – kepadatan pd batas atas
Nilai Skala = ---------------------------------------------------------------
--------------->Daerah di bwh bts atas – daerah di bwh bts bawah
------------------>0,0000 – 0,3187
Nilai skala 1 = ------------------------ = – 1,2748
--------------------->0,25 – 0,00
------------------>0,3187 – 0,3910
Nilai skala 2 = ------------------------ = – 0,4253
--------------------->0,42 – 0,25
------------------>0,3919 – 0,3101
Nilai skala 3 = ------------------------ = 0,2379
--------------------->0,76 – 0,42
------------------>0,3101 – 0,1040
Nilai skala 4 = ------------------------ = 1,0847
--------------------->0,95 – 0,76
------------------>0,1040 – 0,0000
Nilai skala 5 = ------------------------ = 2,0800
--------------------->1,00 – 0,95


Angka yang diperoleh berdasarkan perhitungan di atas kemudian ditransformasi menjadi variabel Interval dengan menggunakan rumus seperti yang dilakukan dalam kolom 8.

Kolom 8. Nilai Y (kolom 8) dicari dengan rumus: Y = Nilai Skala + │ Nilai Skalamin │. Cari nilai negatif paling tinggi pada kolom 7 (nilai skala). Kemudian tambahkan bilangan itu dengan bilangan tertentu agar sama dengan 1. Angka negatif paling tinggi adalah – 1,2748.

Agar bilangan itu sama dengan satu berarti harus di tambah dengan bilangan 2,2748 (bilangan konstan). Kemudian untuk nilai Y2, juga harus ditambah dengan angka 2,2748. Begitu seterusnya sampai nilai Y5.

Y1 = – 1,2748 + 2,2748 = 1
Y2 = – 0,4253 + 2,2748 = 1,8495
Y3 = 0,2379 + 2,2748 = 2,5127
Y4 = 1,0847 + 2,2748 = 3,3595
Y5 = 2,0800 + 2,2748 = 4,3548

C. Kesimpulan
Nilai Yi (kolom 8) merupakan nilai hasil transformasi dari variabel ordinal menjadi variabel interval dengan metode MSI. Dengan kata lain, nilai Yi sudah berbentuk data interval. Bila transformasi serupa juga diberlakukan terhadap Nilai Xi, maka kedua variabel ini bisa digunakan sebagai variabel untuk keperluan analisis Parametrik bagi mahasiswa. Misalnya menggunakan Pearson Korelasi Product Moment, Partial Corelation, Multiple Corelation, Partial Regression, dan Multiple Regression.


CONTOH PERHITUNGAN SECARA MANUAL DENGAN MS OFFICE EXCEL: DOWNLOAD
Untuk Penjelasannya, baca artikel berikut "Contoh Transformasi Data Ordinal Dengan Excel"
---------------------------------

DAFTAR PUSTAKA
Al-Rasyid, H. Teknik Penarikan Sampel dan Penyusunan Skala. Pasca Sarjana UNPAD, Bandung, 1994.
Anita Kesumahati, Skripsi, PS Matematika, Unila, Penggunaan Korelasi Polikhorik dan Pearson untuk Variabel Ordinal Dalam Model Persamaan Struktural, 2005.
J.T. Roscoe, Fundamental Research Statistic for the Behavioral Sciences, Hol, Rinehart and Winston, Inc., New York, 1969.
J Supranto, Statistik, Teori Dan Aplikasi. Edisi Kelima, Penerbit Erlangga Jakarta, 1987.
Moh. Nazir, Ph.D. Metode Penelitian, Penerbit Ghalia Indonesia, Jakarta, 2003.
Ronald E. Walpole, Pengantar Statistika, Edisi ke-3, Penerbit PT. Gramedia Pustaka Utama, Jakarta, 1992.
Riduan, Dasar-dasar Statistika, Penerbit CV. ALFABETA, Bandung, 2005.
Sugiono, Prof. Dr., Statistik Nonparametrik Untuk Penelitian, Penerbit CV. ALFABETA, Bandung, 2004.
Wijayanto, Structural Equation Modeling dengan LISREL 8.5. Pasca Sarjana FE-UI, Jakarta, 2003.
Zaenal Mustafa El Qodri, Pengantar Statistik Terapan Untuk Ekonomi, Penerbit BPFE, Yogyakarta, 1995.
Babbie, Earl R., The Pravtice of Social Research, 4th Edition, Belmont, CA, Wadsworth, 1986.
Kerlinger, F.N., Foundation of Behavioral Research, 2nd Ed., New York, MacMillan, 1971.

TRANSFORMASI DATA ORDINAL KE INTERVAL dan (PERDEBATANNYA)
Perdebatan tentang Konversi Olah Data Ordinal menjadi Interval agar bisa digunakan dalam analisis statistik parametrik sebenarnya sudah selesai dan berakhir beberapa dasawarsa lalu. Sebagaimana dikatakan oleh Prof. Dr. Imam Ghozali, M.Com., (dalam Muji Gunarto). Akan tetapi belakangan ini relatif sering dipertanyakan berkenaan dengan kelaziman model yang akan digunakan oleh mahasiswa ketika akan membuat tugas akhir. Fenomena seperti itu tentu saja merupakan dinamika pemikiran mahasiswa yang makin kritis mengahadapi tugas-tugas kuliah yang makin komplek. Sebelum mahasiswa melakukan penelitian, variabel dan definisi operasionalnya memang harus dilakukan demi memasuki wilayah penetuan model yang akan digunakan. Karena penggunaan model saja, tanpa melakukan pengkajian akan berakibat pada pelanggaran kelaziman terhadap penggunaan model terhadap data yang diperoleh mahasiswa.

Definisi operasional variabel yang dijabarkan sesuai dengan konsep dan teori yang relatif benar akan membantu mengungkapkan penggunaan data penelitian. Karena berdasarkan definisi ini, kita akan menemukan dan membuat klasifikasi data sesuai dengan keperluan. Beberapa Universitas di Indonesia ada yang memberikan syarat dilakukannya transformasi terlebih dahulu terhadap data ordinal, sebelum dilakukan analisis dengan metode multivariate atau analisis path. Misalkan kita akan menganalisis variabel motivasi dan prestasi kerja karyawan sebuah perusahaan. Variabel motivasi kerja karyawan diberi simbol X dan variabel pretasi kerja karyawan diberi simbol Y. Keduanya diukur dalam satuan skala ordinal.

Setelah dilakukan transformasi, data tersebut kemudian dianalisis dengan metode regresi. Katakan hasilnya adalah Y = 4 + 2X. Artinya bila X (motivasi kerja) meningkat 1 satuan, maka Y (prestasi kerja) akan meningkat sebesar 2 satuan. Kita tahu bahwa X ( motivasi kerja) adalah variabel kualitatif. Angka yang diberikan hanya semata-mata merupakan simbol belaka yang diberikan demi kepentingan analisis data. Karena tanpa memberikan angka (numerik), data kualitatif tidak bisa di analisis dengan statistika.

Bagaimana mungkin X (motivasi) bisa mempengaruhi Y dalam satuan numerik?. Kita hanya bisa mengatakan bahwa variabel Motivasi berpengaruh Signifikan terhadap Prestasi Kerja Karena sejak awal, variabel motivasi dan prestasi kerja adalah data kualitatif, bukan numerik. Simbol numerik yang diberikan kepadanya tidak memberikan arti apa-apa secara kuantitatif, akan tetapi hanya merupakan simbol belaka. Coba saja kita bandingkan dengan kasus lain berikut ini, Pupuk yang digunakan dalam satuan (kwintal) akan digunakan untuk memprediksi hasil Produksi Padi dalam satuan (ton). Katakan hasilnya adalah Y = 4 + 2X. Artinya bila Pupuk naik sebesar 1 satuan (kwintal), diharapkan hasil produksi Padi akan naik sebesar 2 satuan (ton).
Satuan dalam kasus ini, yakni kwintal dan ton, merupakan satuan (numerik) yang bisa diukur, dibandingkan secara kuantitatif dan ditimbang.

Karena sejak awal, data yang di analisis merupakan data interval (ratio) numerik yang bisa diukur secara kuantitatif. Akan tetapi data yang pada awalnya merupakan data kualitatif dan di ukur dengan skala Ordinal, misalnya Motivasi Kerja dan Prestasi kerja, meskipun dilakukan transformasi dengan cara menaikkan skalanya dari ordinal menjadi interval, kemudian dilakukan analisis misalnya dengan metode regresi, atau statistik parametrik, tetap saja kita akan menemui kesulitan dalam melakukan interpretasi terhadap hasil (persamaan regresi) yang kita peroleh. Karena sejak awal, data yang kita analisis adalah merupakan data kualitatif (bukan numerik) seperti halnya data interval/ratio.

Pemberian simbol dalam data kualitatif hanya bertujuan untuk memudahkan perhitungan secara matematis. Satuannya, yakni satuan yang ditunjukkan oleh data kualitatif setelah dilakukan pemberian simbol secara numerik tetap saja tidak akan memberikan informasi secara numerik seperti halnya data interval atau ratio.

SUPPORT ONLINE

PT. PIAR MUDHA DIRJAYA
Office
Email
jop.indonesia@gmail.com
Ponsel
085 780 000 084
081 329 259 419
Alamat
Jl. Kalimosodo no 77 79 Josenan, Taman
Kota Madiun, 633134
Jawa Timur - Indonesia
Website
http://jop.co.id
Workshop
Email
jop.indonesia@gmail.com
Telepon
0351 465274
Alamat
Jl. Kendalisodo no. 31 Josenan, Taman
Kota Madiun, 633134
Jawa Timur - Indonesia
Website
http://jop.co.id
Tempat Terapi
Email
jop.indonesia@gmail.com
Alamat
Jl. Kapuas no. 22 A Taman
Kota Madiun
Jawa Timur - Indonesia
Website
http://jop.co.id
TLSO KORSET Knee Ankle Foot Orthosis KAKI PALSU SYME Tangan Palsu FINGER SPLINT Kaki Palsu Munster Scoliosi Orthosis KAKI PALSU ATAS LUTUT KAKI PALSU BAWAH LUTUT Sepatu Diabetes
Jual Kaki Palsu Murah | Pembuatan Kaki Palsu Murah | Harga Kaki Palsu | Pusat Jual Kaki Palsu Murah | Kaki Palsu Murah |