JUAL KAKI TANGAN PALSU

KATEGORI PRODUK

  • INFO UMUM
  • Manfaat Salak Bagi Kesehatan Tubuh
    Setiap kali mengalami diare, tidak harus terburu-buru untuk mengambil obat. Tidak ada salahnya untuk mencoba pengobatan alami. Dengan mengkonsumsi secara signifikan kurang dua puluh gram daging buah-buahan segar yang masih muda dapat membantu untuk menghi #JUAL KAKI TANGAN PALSU DI JAKARTA


    Drogba Jadi Rebutan Dua Klub MLS
    Drogba saat ini tengah berstatus bebas transfer usai kontraknya habis bersama Chelsea akhir musim lalu. Di umurnya yang sudah menginjak 37 tahun, kebanyakan striker-striker seumurannya memilih untuk pensiun. Namun, Drogba rupanya masih memiliki magnet #JUAL KAKI TANGAN PALSU DI JAKARTA


    Rentetan Fakta dan Misteri Hilangnya MH370
    REPUBLIKA.CO.ID, KUALA LUMPUR -- Puing-puing Boeing 777 yang ditemukan di pulau Reunion telah dikonfirmasi sebagai bagian dari pesawat MH370, Kamis (6/8). Namun, belum diketahui penyebab bencana tersebut. Berikut adalah fakta dan misteri dalam bencana ja #JUAL KAKI TANGAN PALSU DI JAKARTA


    Demokrat Minta DPR Pertimbangkan Menunda 7 Proyek DPR
    Jakarta - Fraksi Partai Demokrat (F-PD) berkukuh bahwa DPR saat ini membutuhkan sarana berupa ruang kerja baru yang termasuk di 7 megaproyek. Namun, gejolak perekonomian saat ini seharusnya jadi pertimbangan untuk menunda. #JUAL KAKI TANGAN PALSU DI JAKARTA


    Selain iPhone 6s, Apa yang Akan Dipamerkan Apple Besok?
    Ajang tersebut diyakini bakal menjadi panggung Apple untuk meluncurkan sejumlah produk anyar besutannya. Salah satu yang paling diharapkan adalah duet smartphone generasi terbaru, iPhone 6s dan 6s Plus. #JUAL KAKI TANGAN PALSU DI JAKARTA


    Saran Ketua Komisi VIII DPR untuk Tuhan
    Liputan6.com, Jakarta - Pria asal Desa Kluncing, Kecamatan Licin, Banyuwangi, Jawa Timur sedang ramai diperbincangkan, baik di media sosial maupun media massa lantaran keunikan nama yang dimilikinya yaitu Tuhan. Majelis Ulama Indonesia (MUI) bahkan menyar #JUAL KAKI TANGAN PALSU DI JAKARTA


    Kedutaan Besar Inggris di Teheran Resmi Dibuka Kembali
    Menteri luar negeri Philip Hammond menghadiri upacara di Teheran yang dihadiri sejumlah diplomat Iran untuk menandai pembukaan kembali kantor kedutaan besar Inggris. Kedutaan Besar Inggris di Teheran, Iran, telah dibuka kembali setelah hampir empat tahun #JUAL KAKI TANGAN PALSU DI JAKARTA


    Peneliti IPB: Biji Jeruk Siam Mampu Hambat Pertumbuhan Tumor
    Erliza Noor, salah satu tim peneliti menjelaskan, limonin merupakan senyawa khas yang terdapat pada buah jeruk. Karena rasanya yang pahit, banyak orang tidak menyukainya. Padahal, limonin memiliki manfaat yang besar bagi kesehatan, diantaranya menghambat #JUAL KAKI TANGAN PALSU DI JAKARTA


    Mitsubishi Tak Mau Buru-buru Pasarkan Pajero Sport Versi Terbaru
    Jakarta -PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors tidak akan terburu-buru meluncurkan All New Pajero Sort alis Pajero Sport versi paling anyar di Indonesia pada tahun ini. Alasannya, selain karena faktor siklus produk yang belum saatnya, juga karena permintaan #JUAL KAKI TANGAN PALSU DI JAKARTA


    Lagi, Bus Transjakarta Terbakar
    Agus menerangkan, kejadian itu dapat diantisipasi dengan cepat petugas keamanan yang ada di dalam bus. Saat percikan api terlihat, petugas langsung memadamkan api menggunakan tabung hidran yang tersedia di dalam bus. #JUAL KAKI TANGAN PALSU DI JAKARTA


    Disebut Potensial Maju di Pilgub DKI 2017, Tantowi: Saya Tersanjung
    Jakarta - Partai Golkar mulai mempertimbangkan sejumlah nama untuk dicalonkan di Pilgub DKI Jakarta 2017 mendatang. Salah satu yang disebut potensial adalah Ketua DPP Golkar Tantowi Yahya. #JUAL KAKI TANGAN PALSU DI JAKARTA


    Yuk, Pinjam Uang Cepat dengan Aplikasi Digital
    Liputan6.com, Jakarta Banyak yang akhirnya memutuskan berhenti bekerja lalu memilih ingin berbisnis dan memiliki usaha sendiri. Apalagi jika usaha tersebut memiliki omset dengan angka yang fantastik. Namun, yang sering terjadi kendalanya adalah uang atau #JUAL KAKI TANGAN PALSU DI JAKARTA


    Minyak Zaitun Kurangi Risiko Kanker Payudara
    Para peneliti di Spanyol ini melibatkan 4.000 wanita dengan usia 60-80 tahun untuk melakukan penelitian tersebut. Para relawan dibagi menjadi tiga kelompok. Kelompok pertama diminta untuk diet buah-buahan, sayuran, biji-bijian, ikan, kacang-kacangan, sus #JUAL KAKI TANGAN PALSU DI JAKARTA


    Ajukan Penantang Risma, PD: Siap Menang Siap Kalah!
    PAN dan PD sempat berusaha mengusung Dhimam-Haries menjadi penanding Risma. Namun Haries menghilang di detik terakhir pendaftaran dan Pilwalkot Surabaya menggantung, sampai kemudian KPU memutuskan memperpanjang pendaftaran calon kepala daerah di 7 daerah #JUAL KAKI TANGAN PALSU DI JAKARTA


    Meneropong Tradisi Menangkap Paus dari Langit Lamalera
    Liputan6.com, Jakarta Lamalera merupakan suatu desa yang berada di Pulau Lembata, Nusa Tenggara Timur, yang dikenal sebagai desa para pemburu paus. Kebiasaan memburu paus di desa ini sudah ada sejak abad ke-17. Paus atau dalam bahasa setempat dikenal deng #JUAL KAKI TANGAN PALSU DI JAKARTA


    Cuaca Buruk Warnai Perjalanan Daihatsu Terios ke Pulau Maratua
    Liputan6.com, Berau - Untuk menandai destinasi akhir perjalanan new Daihatsu Terios menjelajahi keindahan tanah Borneo, satu unit sport utility vehicle (SUV) itu harus menempuh perjalanan laut menuju Pulau Maratua, yang masuk dalam kawasan wisata andalan #JUAL KAKI TANGAN PALSU DI JAKARTA


    Api di Pabrik Buku Kiky Masih Berkobar, 3 Gudang Hangus Terbakar
    Kebakaran pabrik buku tulis ini terjadi sejak pukul 21.30 WIB. Awal mula kebakaran hanya terjadi di dua gudang, namun karena api terus membesar mengakibatkan merembet ke gudang yang berada di dekatnya. #JUAL KAKI TANGAN PALSU DI JAKARTA


    Seandainya Ciliwung Seperti ini, Bersih Seperti Sungai Ogansugyo di Kota Seoul
    Seoul - Sungai Ogansugyo membelah padatnya gedung pencakar langit si Seoul, Korea Selatan (Korsel). Namun sungai ini kelihatan eksotis karena bersih dan jernih tanpa ada sampah yang mengotorinya #JUAL KAKI TANGAN PALSU DI JAKARTA


    Kebakaran di Bukit Duri, 17 Unit Mobil Damkar Dikerahkan
    Kebakaran dilaporkan terjadi di daerah Bukit Duri, Tebet, Jakarta Selatan. Sebanyak 17 unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan kebakaran yang diduga melumat rumah warga #JUAL KAKI TANGAN PALSU DI JAKARTA


    God of War III Resmi Beraksi di PlayStation 4
    Gamer pemilik PlayStation 4 (PS4) yang ingin merasakan aksi Kratos dipastikan terkabul. Pembesutnya resmi mengumumkan ketersediaan game God of War III untuk konsol andalan Sony tersebut. Sony Santa Monica memberinya sebutan God of War III: Remastered. #JUAL KAKI TANGAN PALSU DI JAKARTA


    Ibas: Publik Nilai Tak Pantas Pimpinan DPR di Acara Donald Trump
    Liputan6.com, Jakarta - Kunjungan Pimpinan DPR RI ke Amerika Serikat (AS) dan bertemu kandidat Presiden AS dari Partai Republik, Donald Trump, mendapat pro dan kontra dari semua kalangan. Publik dinilai wajar mempermasalahkannya #JUAL KAKI TANGAN PALSU DI JAKARTA


    Khasiat Buah Abiu
    Daging buah abiu berwarna putih bening dengan rasa khas manis legit dan segar. Ada yang menggambarkannya seperti rasa kelapa muda, namun ada juga yang menyetarakannya dengan paduan susu dan karamel. Karena dagingnya lembek dan sedikit berair, abiu dapat d #JUAL KAKI TANGAN PALSU DI JAKARTA


    Kecelakaan Jules Bianchi Jadi Alarm Peningkatan Pengamanan Driver F1 Tak Boleh Berhenti
    Ucapan bela sungkawa pun lantas datang dari beberapa pihak yang berkecimpung di ajang balap jet darat. Asosiasi pengemudi F1 (GPDA) pun juga mengungkapkan rasa duka cita. GPDA juga mengaku berutang kepada semua pihak untuk terus mengawasi pengembangan #JUAL KAKI TANGAN PALSU DI JAKARTA


    Kisah Bocah 11 Tahun Berjuang Melawan Serangan Stroke
    Akibat stroke yang dideritanya, Shannon mengalami lumpuh di sisi kiri bagian tubuhnya. Karena penyakit ini, ia harus menjalani perawatan di rumah sakit selama berbulan-bulan. #JUAL KAKI TANGAN PALSU DI JAKARTA


    LRT Jabodetabek Batal Groundbreaking, Jokowi Pun Turun Tangan
    Jakarta - Pengembangan moda angkutan massal berbasis rel jenis Light Rail Transit (LRT) sudah dinanti-nanti warga Jakarta dan sekitarnya. Alasannya, warga Jabodetabek setiap hari berhadapan dengan kemacetan parah. #JUAL KAKI TANGAN PALSU DI JAKARTA


    Manfaat dan Khasiat Akar Alang-alang serta Cara Pengolahannya
    Bagi petani, gulma harus dimusnahkan karena akan menghambat suburnya pertumbuhan tanaman pokok seperti padi, ubi, jagung, dan berbagai macam tanaman lainnya. Terdapat banyak sekali manfaat dan khasiat alang-alang yang dapat kita peroleh. #JUAL KAKI TANGAN PALSU DI JAKARTA


    Bom Meledak di Pasar Mingguan Nigeria, 47 Orang Tewas
    Jakarta - Ledakan bom terjadi di tengah pasar mingguan di Nigeria dan menewaskan 47 orang. Bom tersebut diduga ada kaitannya dengan kelompok pemberontak Boko Haram. #JUAL KAKI TANGAN PALSU DI JAKARTA


    Jempol! Pangdam Pattimura Bantu Selamatkan Satwa Langka di Maluku
    Ambon - Belum lama menjabat sebagai Pangdam XVI/Pattimura, Mayjen TNI Doni Monardo sudah menunjukkan kepeduliannya di Maluku. Terutama dalam hal lingkungan. #JUAL KAKI TANGAN PALSU DI JAKARTA


    Tips Atasi Tumit Pecah-pecah dengan Bahan Alami
    Liputan6.com, Jakarta Tumit kaki pecah-pecah adalah masalah yang kerap dihadapi individu semua usia. Tak hanya menghinggapi kaum hawa, pria pun bisa mengalami hal ini. Umumnya kulit tumit pecah karena kurangnya pelembap atau berdiri terlalu lama, mengguna #JUAL KAKI TANGAN PALSU DI JAKARTA


    Bajaj Ikut Mudik
    Di tengah keramaian mudik Lebaran dengan mengunakan berbagai moda transportasi roda dua ataupun roda empat, Selasa (14/7/2015) malam juga terlihat beberapa pengemudi bajaj yang ikut melaksanakan mudik ke kampung halaman. Seperti yang terlihat dijalan Kal #JUAL KAKI TANGAN PALSU DI JAKARTA


    Ngaku FBR, remaja ini pukul polisi karena disetop saat antar pacar
    Melihat hal ini, rekan Ali yakni Brigadir Indra P dan Brigadir AM Mawalu pun segera membantu mengamankan remaja itu. Setelah sempat dibawa ke pos polisi, Lukman akhirnya digiring ke Mapolrestro Jakarta Selatan. Dia sempat mengaku anggota organisasi FBR, t #JUAL KAKI TANGAN PALSU DI JAKARTA


    Memilih Benih Karet yang Baik dan Benar
    WARTA PERKEBUNAN – Penggunaan bahan tanaman karet unggul merupakan modal utama dalam menentukan keberhasilan usaha perkebunan karet. Mutu benih yang digunakan sangat menentukan keberhasilan usaha ini. Untuk mendapatkan benih unggul secara masal dalam juml #JUAL KAKI TANGAN PALSU DI JAKARTA


    11 Tahun Lagi, Umat Manusia Bisa Hijrah ke Planet Mars
    Selain itu, SpaceX juga akan menggunakan roket besar dengan ukuran diameter 10 meter atau tiga kali lebih besar dari ukuran roket Falcon 9. Tentunya, dengan segudang alat berat yang mampu membuat Mars Colonial Transporter dapat bekerja, diperlukan dana ya #JUAL KAKI TANGAN PALSU DI JAKARTA


    Manfaat Durian Montong untuk Kesehatan
    Cukup banyak kandungan dalam durian, sebab buah ini salah satu makanan yang kaya akan nutrisi. Salah satunya berbagai vitamin seperti vtamin B, C, thiamin, niasin, serta riboflavin. Selain itu beberapa jenis mineral yang baik seperti kalium, kalsium, magn #JUAL KAKI TANGAN PALSU DI JAKARTA


    Manfaat Daun Wortel untuk Kesehatan
    Perlu anda ketahui, selama ini, yang sering kita manfaatkan dari wortel adalah umbinya. Ya, umbi wortel yang berwarna oranye inilah yang merupakan bagian wortel yang selalu kita konsumsi. #JUAL KAKI TANGAN PALSU DI JAKARTA


    Gas 3 Kg Meledak di Petukangan, Seorang Pegawai Minimarket Luka Bakar
    Jakarta - Sebuah tabung gas ukuran 3 Kg meledak di sebuah rumah kontrakan di Jl Damai Raya RT 005/005 No 62 Kelurahan Petukangan Selatan, Pesanggrahan, Jaksel. Ledakan tersebut mengakibatkan seorang pegawai minimarket mengalami luka bakar. #JUAL KAKI TANGAN PALSU DI JAKARTA


    Menemukan Rahasia Keajaiban Sakura
    Liputan6.com, Jakarta Siapa yang tak mengenal keindahan dari bunga sakura? Ada keajaiban sakura yang masih tersembunyi. #JUAL KAKI TANGAN PALSU DI JAKARTA


    Sebagian Muslim di Cipinang Muara Baru Salat Id Sabtu, Ini Alasannya
    Kebanyakan warga Cipinang Muara, Jatinegara, Jakarta Timur, baru merayakan Idul Fitri hari ini. Mereka mengikuti ajaran Guru Marzuki bin Mirshod. Guru Marzuki memegang pendapat tokoh muslim Habib Usman bin Abdullah bin Aqil bin Yahya yang menyatakan ba #JUAL KAKI TANGAN PALSU DI JAKARTA


    Huawei Luncurkan Smartwatch Khusus Anak-anak
    Smartwatch yang diberi nama Huawei Glory Small K ini sudah dipasarkan di wilayah China terlebih mulai pekan ini. Menurut informasi yang dilansir Phones Review, Rabu (26/8/2015), Huawei Glory Small K hanya dijual di Vmall untuk wilayah China. Smartwatch in #JUAL KAKI TANGAN PALSU DI JAKARTA


    Ahok Bakal Sulap Kampung Pulo Jadi Kawasan Terpadu
    Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok mengatakan, penertiban dilakukan untuk mengembalikan kondisi Sungai Ciliwung selebar 15-20 meter seperti semula. Setelah permukiman warga selesai ditertibkan, pemprov akan membangun kawasan terpadu di #JUAL KAKI TANGAN PALSU DI JAKARTA


    Diorama Menakjubkan dari Benda Sehari-hari
    Liputan6.com, Tokyo - Banyak orang menciptakan suatu diorama menggunakan berbagai macam benda, yang dibentuk supaya terlihat seperti asli. Tapi, seniman bernama Tatsuya Tanaka ini justru memanfaatkan berbagai macam benda yang ada dalam kehidupan sehari-ha #JUAL KAKI TANGAN PALSU DI JAKARTA


    Beli Pesawat, Garuda Bisa Tarik Airbus Bangun Pabrik di RI
    Pengamat Penerbangan Alvin Lie mengatakan, sebagai timbal balik dari pembelian pesawat sebanyak itu, bisa menimbulkan minat bagi Airbus untuk membangun industri komponennya di Indonesia. #JUAL KAKI TANGAN PALSU DI JAKARTA


    Ginseng Bantu Redakan Hantaman Kanker
    Penelitian yang dipublikasikan di American Journal of Epidemiologist akhir Maret lalu ini melibatkan 1.455 wanita China yang memperoleh perawatan karena kanker payudara. Kehidupan mereka terus dipantau hingga enam tahun setelah mereka memperoleh pengobata #JUAL KAKI TANGAN PALSU DI JAKARTA


    Tujuh Manfaat Kopi untuk Kecantikan
    VIVA.co.id - Kopi tidak hanya untuk dikonsumsi sebagai minuman yang memiliki banyak manfaat. Namun, ternyata kopi yang berbentuk bubuk bisa digunakan sebagai bahan utama untuk kecantikan. #JUAL KAKI TANGAN PALSU DI JAKARTA


    Apple Mau Investasi di Indonesia? Menperin: Ada Sinyal Positif
    Jakarta -Produsen ponsel dunia, Apple membawa sinyal positif untuk berinvestasi di Indonesia. Sudah dua kali Apple datang ke Kementerian Perindustrian untuk mengetahui lebih lanjut regulasi mengenai peredaran ponsel yang berlaku di Indonesia. #JUAL KAKI TANGAN PALSU DI JAKARTA


    Gara-Gara Inul, Petani di Demak Bisa Untung Rp 52 Juta
    DEMAK – Sejumlah petani di wilayah Demak, Jawa Tengah kini mendapat limpahan keuntungan berkat Inul. Tapi jangan salah dulu. Inul yang dimaksud di sini bukanlah penyanyi dangdut yang beken karena dengan ‘goyang ngebor’. Tapi Inul itu adalah salah satu jen #JUAL KAKI TANGAN PALSU DI JAKARTA


    Pendiri OnePlus Bocorkan Informasi Smartphone Terbaru
    Terlepas dari berbagai rumor, OnePlus dengan jajaran produk dan inovasinya yakin bahwa perusahaan akan berada di tiga besar daftar vendor smartphone dalam waktu lima tahun ke depan. Dua vendor lain, kata Pei, adalah Apple dan Samsung. Ini artinya, mereka #JUAL KAKI TANGAN PALSU DI JAKARTA


    Manfaat Jeruk Nipis untuk Kesehatan, Kecantikan, Wajah, Kulit, Jerawat, Rambut
    Secara umum, buah jeruk kaya akan vitamin dan mineral yang baik untuk kesehatan tubuh. Dalam kandungan 100 g jeruk nipis, terdapat kalori 51 kal, protein 0,9 g, lemak 0,2 g, karbohidrat 11,4 g, mineral 0,5 g, kalsium 33 mg, fosfor 23 mg, besi 0,4 mg dan a #JUAL KAKI TANGAN PALSU DI JAKARTA


    10 Rempah yang Bantu Turunkan Berat Badan
    Liputan6.com, Jakarta Indonesia kaya akan rempah-rempah yang menawarkan beragam manfaat kesehatan. Selain digunakan untuk menambah aroma masakan, tak sedikit herbal yang digunakan untuk membantu menurunkan berat badan. #JUAL KAKI TANGAN PALSU DI JAKARTA


    Cara Unik Masak Spageti: Tambahkan Kopi Instan
    Nah, belum lama ini sebuah supermarket di Inggris tengan melakukan kampanye baru bertajuk Little Twists. Dilansir dari Metro.co.uk, supermarket bernama Sainsbury merekomendasikan konsumen untuk menambahkan kopi instan saat memasak spaghetti bolognese. #JUAL KAKI TANGAN PALSU DI JAKARTA


Pembuat Tangan Palsu
Pembuat Kaki Palsu
Distributor Tangan Palsu
Distributor Kaki Palsu
Supplier Tangan Palsu
Supplier Kaki Palsu
Pemasok Tangan Palsu
Pemasok Kaki Palsu
Jual Tangan Palsu
Jual Kaki Palsu
Harga Tangan Palsu
Harga Kaki Palsu
Pabrik Tangan Palsu
Pabrik Kaki Palsu
Agen Tangan Palsu
Agen Tangan Palsu SNI
Agen Tangan Palsu Murah
Tangan Palsu Murah
Kaki Palsu Murah
Tangan Palsu
Kaki Palsu




JUAL TANGAN PALSU BISA DI GERAKAN DI BENTENG

jual tangan palsu bisa di gerakan di Benteng kami bergerak dibidang jasa pelayanan rehabilitasi medic fisik berupa terapi wicara, fisioterapi, psikologi, dan okupasi therapy. Perusahaan jasa yang kami beri nama Madiun Therapy Center ini berdiri pada tahun 2010, didirikan oleh Bp. Tri Ari Wicaksono dan Ibu. Pipit Desmayanti beralamat di Jl. Kapuas no 22 A, Madiun, Jawa timur.Seiring berjalanya waktu dan perkembangan usaha kami, perusahaan kami bermetamorfosis menjadi PT. PIAR MUDHA DIRJAYA pada tahun 2013. jual tangan palsu bisa di gerakan di Benteng jual tangan palsu bisa di gerakan di Benteng

jual Tangan Palsu | Jual Kaki Palsu | Tangan Palsu | Kaki Palsu

MENUNAIKAN HAJI, ANTARA SUNNAH ATAU TRADISI LINGKUNGAN

Banyak tradisi berkembang di masyarakat yang mengiringi orang yang hendak menunaikan ibadah haji. Sebagai ibadah yang membutuhkan pengorbanan besar, seyogyanya kita jangan sampai melakukan amalan yang bisa merusak ibadah haji ini. Yang pasti, ibadah haji harus dilakukan di atas niat yang tulus yaitu untuk mengharap balasan dari Allah Subhanahu wa Ta’ala semata dan dijalankan di atas tuntunan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Rambu-rambu Penting dalam Beribadah
Manusia adalah satu-satunya makhluk Allah Subhanahu wa Ta’ala yang menyatakan diri siap memikul “amanat berat” yang tidak dimampui oleh makhluk-makhluk besar seperti langit, bumi, dan gunung-gunung. Padahal makhluk yang bernama manusia ini berjati diri zhalum (amat dzalim) dan jahul (amat bodoh). Amanat itu adalah menjalankan segala apa yang Allah Subhanahu wa Ta’ala perintahkan dan menjauhi segala apa yang Allah Subhanahu wa Ta’ala haramkan (beribadah kepada-Nya). Sebagaimana dalam firman-Nya:

إِِنَّا عَرَضْنَا اْلأََمَانَةَ عَلَى السَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضِ وَالْجِبَالِ فَأَبَيْنَ أَنْ يَحْمِلْنَهَا وَأَشْفَقْنَ مِنْهَا وَحَمَلَهَا اْلإِنْسَانُ إِنَّهُ كَانَ ظَلُوْمًا جَهُوْلاً

“Sesungguhnya Kami telah tawarkan amanat kepada langit, bumi, dan gunung-gunung, maka semuanya enggan untuk memikul amanat itu karena khawatir akan mengkhianatinya, dan dipikullah amanat itu oleh manusia. Sesungguhnya manusia itu amat dzalim dan amat bodoh.” (Al-Ahzab: 72)

Asy-Syaikh Abdurrahman bin Nashir As-Sa’di rahimahullah berkata:
“Allah Subhanahu wa Ta’ala mengangkat permasalahan amanat yang Dia amanatkan kepada para mukallafiin. Yaitu amanat menjalankan segala yang diperintahkan dan menjauhi segala yang diharamkan, baik dalam keadaan tampak maupun tidak. Dia tawarkan amanat itu kepada makhluk-makhluk besar; langit, bumi dan gunung-gunung sebagai tawaran pilihan bukan keharusan, ‘Bila engkau menjalankan dan melaksanakannya niscaya bagimu pahala, dan bila tidak, niscaya kamu akan dihukum’. Maka makhluk-makhluk itu pun enggan untuk memikulnya karena khawatir akan mengkhianatinya, bukan karena menentang Rabb mereka dan bukan pula karena tidak butuh akan pahala-Nya. Kemudian Allah Subhanahu wa Ta’ala menawarkannya kepada manusia, maka ia pun siap menerima amanat itu dan memikulnya dengan segala kedzaliman dan kebodohan yang melekat pada dirinya. Maka amanat berat itu pun akhirnya berada di pundaknya.” (Taisirul Karimir Rahman, hal. 620)

Allah Subhanahu wa Ta’ala Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang, Yang Maha Kuasa lagi Maha Bijaksana, tidaklah membiarkan manusia mengarungi kehidupannya dengan memikul amanat berat tanpa bimbingan Ilahi. Maka Dia pun mengutus para Rasul sebagai pembimbing mereka dan menurunkan Kitab Suci agar berpegang teguh dengannya serta mengambil petunjuk darinya. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

لَقَدْ أَرْسَلْنَا رُسُلَنَا بِالْبَيِّنَاتِ وَأَنْزَلْنَا مَعَهُمُ اْلكِتَابَ وَالْمِيْزَانَ لِيَقُوْمَ النَّاسُ بِالْقِسْطِ

“Sungguh Kami telah mengutus Rasul-rasul Kami dengan membawa bukti-bukti yang nyata, dan Kami turunkan bersama mereka Kitab Suci dan neraca (keadilan) supaya manusia dapat melaksanakan keadilan.” (Al-Hadid: 25)

Maka dari itu, jalan untuk beribadah kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala amatlah jelas dan terang, termasuk ibadah haji. Karena semuanya telah tercakup dalam Al-Qur`an dan Sunnah Nabi shallallah ‘alaihi wa sallam. Adapun rambu-rambu penting dalam beribadah yang dikandung Al-Qur`an dan Sunnah Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam tersebut, semuanya bermuara pada dua perkara penting:

1. Mengikhlaskan ibadah hanya untuk Allah Subhanahu wa Ta’ala semata.
2. Mengikuti tuntunan dan jejak Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Dua perkara tersebut merupakan pangkal kesuksesan dalam kehidupan di dunia dan juga di akhirat.
Al-Imam Ibnul Qayyim rahimahullahu berkata:
“Barangsiapa yang memerhatikan kondisi alam ini, niscaya ia akan mengetahui bahwasanya sebab dari semua kebaikan yang ada di muka bumi ini adalah beribadah hanya kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala semata (tauhidullah) dan taat kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Sedangkan sebab dari kerusakan, fitnah, bala`, paceklik, dan kekalahan dari musuh adalah menyelisihi Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dan menyeru kepada selain jalan Allah Subhanahu wa Ta’ala dan Rasul-Nya.” (Bada`i’ul Fawa`id, 3/17)

Bahkan keduanya merupakan barometer, apakah sebuah ibadah yang dilakukan seseorang diterima di sisi Allah Subhanahu wa Ta’ala ataukah ditolak.

Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih Al-‘Utsaimin berkata:
“Sebuah ibadah tidak bisa untuk bertaqarrub kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala, bahkan tidak diterima oleh-Nya kecuali dengan dua syarat:

1. Ikhlas karena Allah Subhanahu wa Ta’ala, dengan mempersembahkan ibadah tersebut semata-mata mengharap wajah Allah Subhanahu wa Ta’ala dan kebahagian di negeri akhirat, tanpa ada niatan mengharap pujian dan sanjungan manusia.
2. Mengikuti (tuntunan) Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam beribadah, baik dalam hal ucapan atau pun perbuatan.

Mengikuti (tuntunan) Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam tidaklah mungkin terealisasi dengan baik kecuali dengan mengetahui Sunnah (ajaran) Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Oleh karena itu, siapapun yang berkeinginan untuk mengikuti Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam maka dia harus mempelajari Sunnah (ajaran) Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam tersebut dari para ulama yang mumpuni. Bisa dengan berkoresponden ataupun dengan berkomunikasi secara langsung. Dan merupakan kewajiban bagi para ulama, sang pewaris Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, untuk menerapkan (terlebih dahulu, pen.) Sunnah beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam ibadah, akhlak, dan muamalah mereka. Kemudian berupaya untuk menyampaikan Sunnah Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam tersebut kepada umat agar kehidupan mereka terwarnai dengan warisan beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam baik dalam bentuk ilmu, amal perbuatan, dan dakwah. Sehingga mereka termasuk orang-orang sukses yang beriman kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala, beramal shalih, dan saling berwasiat dengan kebenaran dan kesabaran.” (Al-Manhaj Limuridil ‘Umrah wal Hajj)

Asy-Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab rahimahullahu berkata:
“Jika kebahagiaan umat terdahulu dan yang akan datang dikarenakan mengikuti jejak para Rasul, maka dapatlah diketahui bahwa orang yang paling berbahagia adalah yang paling berilmu tentang ajaran para Rasul dan paling mengikutinya. Maka dari itu, orang yang paling mengerti tentang sabda para Rasul dan amalan-amalannya serta benar-benar mengikutinya, mereka itulah sesungguhnya orang yang paling berbahagia di setiap masa dan tempat. Dan merekalah golongan yang selamat dalam setiap agama (yang dibawa para Rasul tersebut, pen.). Dan dari umat ini adalah Ahlus Sunnah wal Hadits.” (Ad-Durar As-Saniyyah, juz 2, hal. 21)

Al-Imam Malik rahimahullahu berkata:
“Barangsiapa mengada-adakan perkara baru dalam agama (bid’ah) yang dia pandang itu adalah baik, sungguh ia telah menuduh bahwa Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam telah berkhianat terhadap risalah (yang beliau emban). Karena Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman (artinya): “Pada hari ini telah Kusempurnakan agama bagi kalian, dan Aku telah lengkapkan nikmat-Ku atas kalian dan Aku ridha Islam sebagai agama kalian.” Atas dasar ini, segala perkara yang pada waktu itu (yakni di masa Nabi/para shahabat) bukan bagian dari agama, maka pada hari ini pula perkara itu bukan termasuk agama.” (Al-I’tisham, 1/49)

Ibadah Haji dan Keutamaannya
Para pembaca yang mulia, di antara sekian bentuk ketaatan (ibadah) yang paling utama dan sarana bertaqarrub kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala yang termulia adalah ibadah haji. Bahkan ia termasuk ibadah yang Allah  wajibkan, dan termasuk salah satu dari rukun Islam. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

بُنِيَ اْلإِسْلاَمُ عَلَى خَمْسٍ: شَهَادَةِ أَنْ لاّ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَأَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ اللهِ، وَإِقَامِ الصَّلاَةِ، وَإِيْتَاءِ الزَّكَاةِ، وَصِيَامِ رَمَضَانَ، وَحَجِّ الْبَيْتِ

“Agama Islam dibangun di atas lima perkara; bersyahadat bahwasanya tidak ada yang berhak diibadahi kecuali Allah dan Nabi Muhammad itu utusan Allah, mendirikan shalat, menunaikan zakat, shaum di bulan Ramadhan, dan berhaji ke Baitullah.” (HR. Al-Bukhari no. 8 dan Muslim no. 16, dari shahabat Abdullah bin Umar radhiyallahu ‘anhuma)

Allah Subhanahu wa Ta’ala menyeru para hamba-Nya untuk berhaji melalui lisan Nabiyullah Ibrahim ‘alaihissalam, agar para hamba dapat menyaksikan segala yang bermanfaat bagi kebaikan hidup dunia dan akhirat mereka. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

وَأَذِّنْ فِي النَّاسِ بِالْحَجِّ يَأْتُوْكَ رِجَالاً وَعَلَىكُلِّ ضَامِرٍ يَأْتِيْنَ مِنْ كُلِّ فَجٍّ عَمِيْقٍ لِِيَشْهَدُوا مَنَافِعَ لَهُمْ

“Dan umumkanlah kepada manusia untuk berhaji, niscaya mereka akan mendatangimu dengan berjalan kaki atau mengendarai unta kurus dari segala penjuru yang jauh untuk menyaksikan segala yang bermanfaat bagi mereka.” (Al-Hajj: 27-28)

Sebagaimana pula Allah Subhanahu wa Ta’ala telah mengingatkan orang-orang yang mampu berhaji agar mereka mempersembahkan ibadah hajinya hanya untuk-Nya semata. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

وَلِلَّهِ عَلَى النَّاسِ حِجُّ البَيْتِ مَنِ اسْتَطَاعَ إِلَيْهِ سَبِيْلاً وَمَنْ كَفَرَ فَإِنَّ اللهَ غَنِيٌّ عَنِ الْعَالَمِيْنَ

“Dan hanya karena Allahlah haji ke Baitullah itu diwajibkan bagi manusia yang mampu mengadakan perjalanan ke sana. Barangsiapa yang kafir maka sesungguhnya Allah tidak butuh terhadap seluruh alam semesta.” (Ali ‘Imran: 97)

Junjungan kita Nabi besar Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam juga mendorong umatnya untuk menunaikan ibadah yang mulia ini. Sebagaimana sabda beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam:

يَا أَيُّهَا النَّاسُ، إِنَّ اللهَ كَتَبَ عَلَيْكُمُ الْحَجَّ. فَقَامَ اْلأَقْرَعُ بْنُ حَابِسٍ فَقَالَ: أَفِي كُلِّ عَامٍ يَا رَسُولَ اللهِ؟ قَالَ: لَوْ قُلْتُهَا لَوَجَبَتْ، وَلَوْ وُجِبَتْ لَمْ تَعْمَلُوا بِهَا وَلَمْ تَسْتَطِيْعُوا أَنْ تَعْمَلُوا بِهَا، الْحَجُّ مَرَّةً، فَمَنْ زَادَ فَتَطَوَّعَ

“Wahai sekalian manusia, sesungguhnya Allah Subhanahu wa Ta’ala telah mewajibkan kepada kalian ibadah haji!” Maka berdirilah Al-Aqra’ bin Habis seraya mengatakan: “Apakah haji itu wajib ditunaikan setiap tahun, ya Rasulullah?” Maka beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam pun menjawab: “Kalau aku katakan; ya, niscaya akan menjadi kewajiban setiap tahun. Dan bila diwajibkan setiap tahun, niscaya kalian tidak akan menunaikannya, bahkan tidak akan mampu untuk menunaikannya. Kewajiban haji itu hanya sekali (seumur hidup). Barangsiapa menunaikannya lebih dari sekali, maka dia telah bertathawwu’ (melakukan perbuatan sunnah).” (HR. Abu Dawud, An-Nasa`i, Ad-Darimi, Ad-Daraquthni, Al-Hakim dan Ahmad, dari shahabat Abdullah bin Abbas radhiyallahu ‘anhuma. Lihat Irwa`ul Ghalil, karya Asy-Syaikh Al-Albani juz 4 hal. 149-150)

Bahkan beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam menjelaskan akan pahalanya yang besar, ganjarannya yang banyak dan sebagai penebus bagi segala dosa. Sebagaimana sabda beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam:

مَنْ حَجَّ لِلَّهِ فَلَمْ يَرْفُثْ وَلَمْ يَفْسُقْ رَجَعَ كَيَوْمٍ وَلَدَتْهُ أُمُّهُ

“Barangsiapa berhaji karena Allah lalu tidak berbuat keji dan kefasikan (dalam hajinya tersebut), niscaya dia pulang dari ibadah tersebut seperti di hari ketika dilahirkan oleh ibunya (bersih dari dosa).” (HR Al-Bukhari dalam Shahih-nya no. 1521 dan Muslim no. 1350, dari shahabat Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu)

الْعُمْرَةُ إِلَى الْعُمْرَةِ كَفَّارَةٌ لِمَا بَيْنَهُمَا، وَالْحَجُّ الْمَبْرُورُ لَيْسَ لَهُ جَزَاءٌ إِلاَّ الْجَنَّةَ

“Antara satu umrah dengan umrah berikutnya merupakan penebus dosa-dosa yang ada di antara keduanya, dan haji mabrur itu tidak ada balasan baginya kecuali Al-Jannah.” (HR Muslim no. 1349, dari shahabat Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu)

Kewajiban Menunaikan Ibadah Haji dengan penuh Keikhlasan

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah berkata:

“Setiap jamaah haji berkewajiban untuk memurnikan niat hajinya karena Allah Subhanahu wa Ta’ala dan untuk bertaqarrub kepada-Nya semata. Sebagaimana pula harus berhati-hati dari tujuan duniawi, berbangga diri, mengejar gelar/sebutan (pak haji/bu haji, pen.), ingin dilihat orang atau mencari pamor. Karena semua itu dapat membatalkan amalan (haji anda, pen.) dan menjadikannya tidak diterima di sisi Allah Subhanahu wa Ta’ala.” (Lihat Taudhihul Ahkam, juz 4 hal. 3-4)

Hal senada disampaikan Asy-Syaikh Abdul Aziz bin Baz rahimahullah. Beliau berkata:
“Merupakan suatu kewajiban atas seorang yang berhaji untuk meniatkan haji dan umrahnya karena Allah Subhanahu wa Ta’ala dan mengharapkan kebahagiaan di negeri akhirat serta meniatkannya untuk bertaqarrub kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala dengan segala perkataan dan perbuatan yang diharapkan dapat mendatangkan ridha-Nya di tempat-tempat yang mulia tersebut. Dan hendaknya selalu waspada dari tujuan duniawi, riya` (ingin dilihat orang), mencari pamor, dan untuk gagah-gagahan semata. Karena ini merupakan sejelek-jelek niatan dan termasuk sebab tertolaknya suatu amalan.” (At-Tahqiq wal Idhah Lil-Katsir Min Masa`ilil Hajji wal ‘Umrah, hal.12)

Kewajiban Menunaikan Ibadah Haji sesuai Sunnah Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam
Perjalanan suci menuju Baitullah membutuhkan bekal yang cukup. Di samping bekal harta, ilmu pun merupakan bekal yang mutlak dibutuhkan. Dengan ilmu lah, seseorang menjadi terbimbing dalam melakukan ibadah hajinya dan sesuai dengan Sunnah (tuntunan) Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Lebih dari itu, akan terhindar dari berbagai macam bid’ah dan kesalahan, sehingga hajinya pun sebagai haji mabrur yang tiada balasan baginya kecuali Al-Jannah.

Dalam momentum hajjatul wada’ (haji terakhir), Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah menyampaikan pesan khusus kepada umatnya, agar mereka menunaikan ibadah haji sesuai dengan tuntunan manasik beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam. Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

خُذُوا عَنِّي مَنَاسِكَكُمْ

“Ambillah dariku tuntunan manasik haji kalian.” (HR. Muslim no. 1297)

Para shahabat pun sangat memerhatikan pesan beliau ini. Tak heran, jika banyak didapati berbagai riwayat tentang manasik haji yang mereka jalani bersama Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Demikian pula para ulama, tidak sedikit dari mereka yang menyusun kitab-kitab tentang manasik haji baik yang detail atau pun yang sederhana. Semua itu menggambarkan kepada kita bahwasanya para pendahulu umat ini telah mempersembahkan untuk kita ilmu tentang manasik haji, agar kita dapat berhaji sesuai dengan Sunnah Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Maka dari itu, di antara nasehat yang selalu disampaikan para ulama kita kepada calon jamaah haji adalah; hendaknya mereka serius untuk mempelajari dan mendalami ilmu (tuntunan) manasik haji sebelum menunaikannya, dengan satu harapan agar ibadah haji yang ditunaikannya benar-benar sempurna dan diterima di sisi Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Asy-Syaikh Muhammad Nashiruddin Al-Albani berkata:
“Kami nasehatkan kepada calon jamaah haji, agar belajar terlebih dahulu tentang manasik haji yang dituntunkan di dalam Al-Qur`an dan Sunnah Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam sebelum menunaikan ibadah hajinya. Sehingga amalan haji yang ditunaikannya itu benar-benar sempurna dan diterima di sisi Allah Subhanahu wa Ta’ala.” (Hajjatun Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, hal. 10)

Asy-Syaikh Abdul Aziz bin Baz berkata:
“Sudah seharusnya bagi seseorang yang hendak berhaji untuk mempelajari dan mendalami segala yang disyariatkan tentang haji dan umrahnya. Dan hendaknya dia juga menanyakan hal-hal yang belum dipahaminya (kepada seorang yang berilmu, pen.) agar ibadah haji yang ditunaikannya benar-benar di atas bashirah (ilmu).” (At-Tahqiq wal Idhah, hal. 13)

Fenomena Taqlid dan Mengikuti Tradisi dalam Berhaji
Para pembaca yang mulia, bila kita memerhatikan sekian kesalahan yang terjadi pada kebanyakan jamaah haji, maka penyebabnya bermuara pada dua faktor:
1. Faktor dari dalam
2. Faktor dari luar

Faktor dari dalam adalah penyebab yang berasal dari diri jamaah haji itu sendiri. Hal ini terjadi manakala seorang jamaah haji mengabaikan bekal ilmu yang hakikatnya merupakan bekal utama yang harus dia persiapkan. Tentunya, ketika bekal ilmu tidak dimiliki maka manasik hajinya pun jauh dari manasik haji Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Dia akan lebih cenderung mengikuti manasik haji yang dilakukan oleh mayoritas orang (tradisi) di sekitarnya. Padahal apa yang dilakukan oleh mayoritas orang itu belum tentu sesuai dengan tuntunan manasik Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Permasalahan pun semakin runyam manakala di antara jamaah haji itu ada yang berkeyakinan bahwasanya mengikuti manasik haji/ tradisi yang biasa dilakukan mayoritas orang itu merupakan jaminan kebenaran.

Asy-Syaikh Shalih bin Fauzan Al-Fauzan berkata:
“Di antara masalah (yang terjadi di masa, pen.) jahiliyyah adalah bahwasanya mereka mengukur suatu kebenaran dengan jumlah mayoritas, dan menilai suatu kesalahan dengan jumlah minoritas. Sehingga sesuatu yang diikuti oleh kebanyakan orang berarti benar, sedangkan yang diikuti oleh segelintir orang berarti salah. Inilah patokan yang ada pada diri mereka dalam menilai yang benar dan yang salah. Padahal patokan ini keliru, karena Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

وَإِنْ تُطِعْ أَكْثَرَ مَنْ فِي اْلأَرْضِ يُضِلُّوْكَ عَنْ سَبِيْلِ اللهِ إِنْ يَتَّبِعُوْنَ إِلاَّ الظَّنَّ وَإِنْ هُم إِلاَّ يَخْرُصُوْنَ

“Dan jika kamu menuruti mayoritas orang-orang yang ada di muka bumi ini, niscaya mereka akan menyesatkanmu dari jalan Allah. Mereka tidak lain hanyalah mengikuti persangkaan belaka, dan mereka tidak lain hanyalah berdusta (terhadap Allah).” (Al-An’am: 116)

Allah Subhanahu wa Ta’ala juga berfirman:

وَلكِنَّ أَكْثَرَ النَّاسِ لاَ يَعْلَمُوْنَ

“Tetapi mayoritas manusia tidak mengetahui.” (Al-A’raf: 187)

وَمَا وَجَدْنَا لأَكْثَرِهِمْ مِنْ عَهْدٍ وَإِنْ وَجَدْنَا أَكْثَرَهُمْ لَفَاسِقُوْنَ

“Dan Kami tidak mendapati mayoritas mereka memenuhi janji. Sesungguhnya Kami mendapati mayoritas mereka orang-orang yang fasik.” (Al-A’raf: 102)

Dan lain sebagainya.” (Syarh Masa`il Al-Jahiliyyah, hal. 60)

Asy-Syaikh Sulaiman bin Abdullah Alusy-Syaikh berkata
: “Dalam hadits ini1 terdapat bantahan terhadap orang yang berdalih dengan hukum mayoritas, dan beranggapan bahwa kebenaran itu selalu bersama mereka. Tidaklah demikian adanya. Bahkan yang semestinya adalah mengikuti Al-Qur`an dan As-Sunnah bersama siapa saja dan di mana saja.” (Taisir Al-‘Azizil Hamid, hal.106).

Asy-Syaikh Abdurrahman bin Hasan Alusy-Syaikh berkata:
“Hendaknya seorang muslim berhati-hati agar tidak tertipu dengan jumlah mayoritas, karena telah banyak orang-orang yang tertipu (dengannya). Termasuk orang-orang yang mengaku berilmu sekalipun. Mereka berkeyakinan di dalam beragama sebagaimana yang diyakini oleh orang-orang bodoh lagi sesat (mengikuti mayoritas manusia, pen.) dan tidak mau melihat kepada apa yang dikatakan oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala dan Rasul-Nya.” (Qurratu ‘Uyunil Muwahhidin, dinukil dari ta’liq kitab Fathul Majid, hal. 83, no. 1)

Para pembaca, dengan demikian “budaya” ngikut tradisi atau ngikut mayoritas orang dalam beribadah kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala (termasuk dalam menunaikan ibadah haji), tidak bisa dibenarkan dalam syariat Islam. Oleh karena itu, sudah saatnya bagi umat Islam untuk berupaya meniti jejak Rasulullah shallallhu ‘alaihi wa sallam dalam segala amal ibadahnya, agar apa yang dipersembahkan kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala tersebut tidak sia-sia bahkan tercatat sebagai amalan shalih.

Adapun faktor penyebab dari luar adalah adanya orang-orang yang mudah berfatwa tentang urusan agama (termasuk masalah haji) tanpa ilmu.

Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih Al-‘Utsaimin rahimahullah berkata:
“Sebagian kaum muslimin –semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala memberikan hidayah dan taufiq-Nya kepada mereka– melakukan banyak perkara ibadah tanpa berasaskan Kitabullah dan Sunnah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Terlebih dalam masalah haji, yang seringkali penyebabnya adalah adanya orang-orang yang mudah berfatwa tanpa ilmu, serta saling berlomba untuk mengeluarkan fatwa demi meraih pujian dan popularitas. Sehingga terjadilah kesesatan dan penyesatan (terhadap umat).” –Hingga perkataan beliau–: “Kebanyakan kesalahan yang terjadi pada jamaah haji berpangkal dari sini (yakni; fatwa tanpa ilmu) dan saling meniru di antara mereka (orang-orang awam) tanpa ada kejelasan dalilnya.” (Akh-tha`un Yartakibuha Ba’dhul Hujjaj)

Maka dari itu, kami serukan kepada segenap jamaah haji untuk benar-benar selektif dalam memilih guru pembimbing haji. Carilah guru pembimbing yang berilmu dan berpegang teguh dengan Kitabullah dan Sunnah Rasulullah shallallhu ‘alaihi wa sallam, agar haji yang anda lakukan tergolong haji mabrur.

Sebagaimana pula kami serukan kepada segenap jamaah haji agar menjauhi sikap taqlid buta dalam beribadah, termasuk ketika berhaji. Baik taqlid buta terhadap tradisi, ormas, partai, atau pun tokoh/panutan/ustadz/kyai, dsb. Allah Subhanahu wa Ta’ala mencela sikap taqlid buta dalam beberapa ayat-Nya dan menjelaskan kepada kita bahwasanya sikap taqlid buta itu merupakan kebiasaan kaum musyrikin2 ketika dakwah para nabi sampai kepada mereka. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

أَمْ آتَيْنَاهُمْ كِتَابًا مِنْ قَبْلِهِ فَهُمْ بِهِ مُسْتَمْسِكُوْنَ. بَلْ قَالُوا إِنَّا وَجَدْنَا آبَاءَنَا عَلَى أُمَّةٍ وَإِنَّا عَلَى آثَارِهِمْ مُهْتَدُونَ

“Apakah seandainya telah kami datangkan kepada mereka sebuah kitab (hujjah) sebelum munculnya kesyirikan yang mereka lakukan, kemudian mereka mau berpegang dengannya? Ternyata justru mereka berkata: “Sesungguhnya kami telah mendapati nenek moyang kami di atas sebuah prinsip (aqidah yang mereka yakini), maka kami adalah orang-orang yang mendapat petunjuk dengan mengikuti jejak pendahulu kami.” (Az-Zukhruf: 21-22)

Para imam yang empat sendiri, tidak menganjurkan murid-muridnya dan segenap kaum muslimin untuk taqlid buta kepada mereka. Bahkan mereka berpesan agar umat ini kembali kepada Kitabullah dan Sunnah Rasul-Nya yang shahih. Berikut ini kami bawakan beberapa nukilan dari perkataan mereka yang terdapat dalam kitab Shifat Shalat Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam karya Asy-Syaikh Al-Albani (hal. 46-53):

    Al-Imam Abu Hanifah rahimahullah mengatakan:

“Tidak halal bagi siapa pun mengambil pendapat kami tanpa mengetahui dari mana dasar hujjah yang kami ambil.” Dalam riwayat lainnya, beliau mengatakan: “Haram bagi siapa pun yang tidak mengetahui dalil yang saya pakai, untuk berfatwa dengan pendapat saya. Karena sesungguhnya kami adalah manusia, pendapat yang sekarang kami ucapkan, mungkin besok kami rujuk darinya (kami tinggalkan pendapat tersebut).”

    Al-Imam Malik rahimahullah mengatakan:

“Saya hanyalah manusia biasa yang mungkin salah dan mungkin benar. Maka telitilah pendapatku, apabila sesuai dengan Al-Qur`an dan As-Sunnah maka ambillah. Dan apabila tidak sesuai dengan keduanya maka tinggalkanlah.”

    Al-Imam Asy-Syafi’i rahimahullah mengatakan:

“Semua permasalahan yang sudah disebutkan dalam hadits Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam yang shahih dan berbeda dengan pendapat saya, maka saya rujuk dari pendapat tersebut baik ketika saya masih hidup atau pun meninggal dunia.”

    Al-Imam Ahmad rahimahullah mengatakan:

“Janganlah kalian taqlid kepadaku dan jangan pula taqlid kepada Malik, Asy-Syafi’i, Al-Auza’i, atau (Sufyan) Ats-Tsauri. Akan tetapi ambillah (dalil) dari mana mereka mengambil.”

Penutup

Para pembaca yang mulia, setelah kita lalui beberapa bahasan di atas maka dapatlah disimpulkan:

    Sebuah ibadah akan diterima di sisi Allah Subhanahu wa Ta’ala manakala terpenuhi dua syarat; ikhlas hanya karena Allah Subhanahu wa Ta’ala semata, dan sesuai dengan tuntunan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam.
    Ibadah haji merupakan jenis ketaatan yang utama dan salah satu bentuk taqarrub yang termulia. Karena itu haruslah dipersembahkan untuk Allah Subhanahu wa Ta’ala semata, tanpa diiringi niatan duniawi, mencari nama, gelar, pamor, dan lain sebagainya.
    Perjalanan ke tanah suci sangat membutuhkan bekal ilmu. Karena dengan ilmulah, seseorang akan terbimbing dalam melakukan ibadah hajinya sesuai dengan tuntunan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Lebih dari itu, akan terhindar dari berbagai macam bid’ah dan kesalahan sehingga hajinya pun sebagai haji mabrur yang tiada balasan baginya kecuali Al-Jannah.
    Seseorang yang akan menunaikan ibadah haji hendaknya mencari guru pembimbing yang berilmu lagi berpegang-teguh dengan Kitabullah dan Sunnah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, agar haji yang ditunaikannya benar-benar di atas ilmu dan bashirah.
    Sikap ikut-ikutan dalam beribadah (termasuk ketika berhaji) merupakan perbuatan tercela. Demikian pula sikap taqlid buta terhadap tradisi, ormas, partai, atau pun tokoh/panutan/ustadz/kyai dan lain sebagainya.
    Para imam yang empat; Abu Hanifah, Malik, Asy-Syafi’i dan Ahmad telah bersepakat agar umat Islam kembali/merujuk kepada Sunnah Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam yang shahih di dalam menjalankan agamanya. Sebagaimana pula mereka telah bersepakat agar umat Islam meninggalkan pendapat mereka manakala tidak sesuai dengan Sunnah Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam yang shahih. Mudah-mudahan hidayah dan taufiq Allah Subhanahu wa Ta’ala selalu mengiringi kita semua, amin.

Wallahul Muwaffiq wal Hadi ila aqwamit thariq.
1. Yakni sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam:

عُرِضَتْ عَلَيَّ اْلأُمَمُ، فَرَأَيْتُ النَّبِيَّ وَمَعَهُ الرَّهْطُ، وَالنَّبِيَّ وَمعَهُ الرَّجُلُ وَالرَّجُلاَنِ، وَالنَّبِيَّ وَلَيْسَ مَعَهُ أَحَدٌ ....

“Telah ditampakkan kepadaku umat-umat, maka aku melihat seorang nabi bersamanya kurang dari 10 orang, seorang nabi bersamanya satu atau dua orang, dan seorang nabi tidak ada seorang pun yang bersamanya….” (HR. Al-Bukhari no. 5705, 5752, dan Muslim no. 220, dari hadits Abdullah bin ‘Abbas radhiyallahu ‘anhuma)
2.  Perlu diingat, bukan berarti orang yang bertaqlid itu dihukumi sebagai musyrik.

Baca Artikel Lainnya : ALASAN TIDAK MELAKUKAN UMRAH BERULANG KALI SAAT BERADA DI MEKKAH

SUPPORT ONLINE

PT. PIAR MUDHA DIRJAYA
Office
Email
jop.indonesia@gmail.com
Ponsel
085 780 000 084
081 329 259 419
Alamat
Jl. Kalimosodo no 77 79 Josenan, Taman
Kota Madiun, 633134
Jawa Timur - Indonesia
Website
http://jop.co.id
Workshop
Email
jop.indonesia@gmail.com
Telepon
0351 465274
Alamat
Jl. Kendalisodo no. 31 Josenan, Taman
Kota Madiun, 633134
Jawa Timur - Indonesia
Website
http://jop.co.id
Tempat Terapi
Email
jop.indonesia@gmail.com
Alamat
Jl. Kapuas no. 22 A Taman
Kota Madiun
Jawa Timur - Indonesia
Website
http://jop.co.id
TLSO KORSET Knee Ankle Foot Orthosis KAKI PALSU SYME Tangan Palsu FINGER SPLINT Kaki Palsu Munster Scoliosi Orthosis KAKI PALSU ATAS LUTUT KAKI PALSU BAWAH LUTUT Sepatu Diabetes
Jual Kaki Palsu Murah | Pembuatan Kaki Palsu Murah | Harga Kaki Palsu | Pusat Jual Kaki Palsu Murah | Kaki Palsu Murah |