JUAL KAKI TANGAN PALSU

KATEGORI PRODUK

  • INFO UMUM
  • Manfaat Cincau Hitam Bagi Kesehatan, Diet, dan Panas Dalam
    Tumbuhan janggelan (cincau hitam) adalah tanaman berbatang kecil dengan ujung batang yang juga ditumbuhi batang lagi. Batangnya terkadang menjalar di tanah dan sebagian lainnya tegak. #JUAL KAKI TANGAN PALSU DI JAKARTA


    Manfaat Ikan Bilih Bagi Kesehatan dan Anak
    Ikan bilih merupakan jenis ikan endemik yang mempunyai nama ilmiah Mystacoleucus padangensis. Habita t asli ikan bilih ini sendiri berada di Danau Singkarak, Sumatra Utara. #JUAL KAKI TANGAN PALSU DI JAKARTA


    Manfaat Daun Legundi Bagi Kesehatan
    Tanaman legundi ini sangat cantik dan memiliki bunga bewarna ungu sehingga juga cocok bila digunakan sebagai tanaman hias. #JUAL KAKI TANGAN PALSU DI JAKARTA


    Manfaat Ikan Bagi Kesehatan Manusia
    Manfaat pertama dari konsumsi ikan adalah mencegah terjadinya penyakit jantung. #JUAL KAKI TANGAN PALSU DI JAKARTA


    Manfaat Telur Ayam Arab
    Pada dasarnya, telur ayam arab memiliki manfaat yang hampir sama dengan telur ayam biasa. Hanya saja, kandungan gizi dari telur ayam arab jauh lebih banyak dan juga lebih tinggi, sehingga telur ayam arab saat ini data menjadi pilihan bagi anda yang ingin #JUAL KAKI TANGAN PALSU DI JAKARTA


    Manfaat Kafein untuk Kesehatan
    Kafein merupakan zat yang terkandung dalam beberapa tumbuhan seperti biji kopi, teh dan kakao atau kopi coklat. #JUAL KAKI TANGAN PALSU DI JAKARTA


    Manfaat Daun Wortel untuk Kesehatan
    Perlu anda ketahui, selama ini, yang sering kita manfaatkan dari wortel adalah umbinya. Ya, umbi wortel yang berwarna oranye inilah yang merupakan bagian wortel yang selalu kita konsumsi. #JUAL KAKI TANGAN PALSU DI JAKARTA


    Manfaat Daun Singkong Bagi Kesehatan
    Daun singkong amat akrab di telinga sebagai salah satu lalapan yang menggiurkan lidah, atau dengan memasaknya dengan santan cair, yang biasa disebut sayur daun singkong. #JUAL KAKI TANGAN PALSU DI JAKARTA


    Manfaat Daun Selada Bagi Kesehatan Tubuh
    Manfaat selada yang pertama ialah karena kandungan proteinnya yang memang diketahui sangat tinggi. #JUAL KAKI TANGAN PALSU DI JAKARTA


    Manfaat Kol Bagi Kesehatan
    Manfaat kol sebagai sayuran sehat sudah tidak perlu diragukan, sayuran yang penuh dengan serat ini sangat penting untuk kesehatan. #JUAL KAKI TANGAN PALSU DI JAKARTA


    Manfaat Kangkung Bagi Kesehatan Tubuh
    Manfaat kangkung yang paling unik dan tidak pernah disangka-sangka adalah kehebatannya dalam memerangi diabetes. Kangkung adalah jenis sayuran yang sangat mudah untuk didapatkan dan harganya pun terjangkau untuk semua kalangan. #JUAL KAKI TANGAN PALSU DI JAKARTA


    Manfaat Kacang Panjang Bagi Kesehatan
    Manfaat kacang panjang yang paling fenomenal dalam dunia kesehatan adalah perannya dalam membentuk jantung yang sehat. #JUAL KAKI TANGAN PALSU DI JAKARTA


    Manfaat Jengkol Bagi Kesehatan Tubuh
    Manfaat jengkol belum banyak diketahui oleh masyarakat umum, sangat sayang, padahal sayuran ini cukup ampuh untuk menjaga kesehatan tubuh. Jengkol menjadi salah satu makanan favorit masyarakat Indonesia karena teksturnya yang empuk bila dimasak dengan ben #JUAL KAKI TANGAN PALSU DI JAKARTA


    Manfaat Buah Sawo dan Kandungan Nutrisinya
    Melihat kandungan nutrisi buah sawo yang beragam maka tidak heran jika masih ada kandungan nutrisi pendukung yaitu, antioksidan. #JUAL KAKI TANGAN PALSU DI JAKARTA


    Manfaat Buah Rambutan dan Kandungan Gizinya
    Mengkonsusi buah rambutan maka tubuh Anda akan sehat. Banyak sekali manfaat yang tidak akan membuat Anda jatuh sakit karena mengkonsumsi buah berdaging putih ini. #JUAL KAKI TANGAN PALSU DI JAKARTA


    Manfaat Salak Bagi Kesehatan Tubuh
    Setiap kali mengalami diare, tidak harus terburu-buru untuk mengambil obat. Tidak ada salahnya untuk mencoba pengobatan alami. Dengan mengkonsumsi secara signifikan kurang dua puluh gram daging buah-buahan segar yang masih muda dapat membantu untuk menghi #JUAL KAKI TANGAN PALSU DI JAKARTA


    Manfaat Buah Delima Bagi Kesehatan
    Salah satu manfaat terbaik dari buah delima adalah bahwajus delima memilikisifat antibakteri dan antivirus yang akan membantu untuk mengurangi efek plak gigi dan melindungi terhadap berbagai penyakit mulut. #JUAL KAKI TANGAN PALSU DI JAKARTA


    Manfaat Buah Duku Untuk Tubuh dan Nutrisinya
    Buah duku mengandung manfaat vitamin C yang berperan sebagai antioksidan. Antioksidan sendiri merupakan sebuah nutrisi yang berfungsi menghindari tubuh dari kerusakan yang disebabkan oleh radikal bebas. #JUAL KAKI TANGAN PALSU DI JAKARTA


    Manfaat Durian Montong untuk Kesehatan
    Cukup banyak kandungan dalam durian, sebab buah ini salah satu makanan yang kaya akan nutrisi. Salah satunya berbagai vitamin seperti vtamin B, C, thiamin, niasin, serta riboflavin. Selain itu beberapa jenis mineral yang baik seperti kalium, kalsium, magn #JUAL KAKI TANGAN PALSU DI JAKARTA


    Manfaat Buah Blewah untuk Kesehatan
    Komposisi manfaat buah blewah sendiri begitu banyak mengandung gizi. Buah blewah diketahui memiliki mineral dan vitamin serta serat makanan yang memiliki banyak manfaat untuk meningkatkan daya tahan tubuh. #JUAL KAKI TANGAN PALSU DI JAKARTA


    Manfaat Belimbing Bagi Kesehatan Tubuh Yang Luar Biasa
    Belimbing adalah salah satu buah eksotis yang kaya manfaat. Sekitar 100 gram buah belimbing, menyediakan 31 kalori yang jauh lebih rendah daripada untuk buah-buahan tropis populer lainnya. Selain itu, sejumlah nutrisi penting, antioksidan, dan vitamin men #JUAL KAKI TANGAN PALSU DI JAKARTA


    Manfaat Anggur Hitam untuk Kesehatan
    Anggur hitam memilki rasa yang lebih manis dan juga lebih segar dibandingkan anggur biasa, dan cenderung memiliki kandungan air yang lebih tinggi. Di Indonesia, anggur hitam menjadi salah satu jenis anggur yang paling populer, dan juga memiliki harga yan #JUAL KAKI TANGAN PALSU DI JAKARTA


    Manfaat Air Kelapa Hijau Bagi Kesehatan
    Peminat buah kelapa yang cukup banyak menyebabakan buah kelapa menpunyai nilai ekonomis yang cukup tinggi, hal ini menyebabkan buah kelapa banyak di jual di pasaran, serta buah kelapa mudah ditemukan dimana saja #JUAL KAKI TANGAN PALSU DI JAKARTA


    Manfaat Teh Hijau untuk Kesehatan
    Di Jepang teh hijau adalah minuman paling banyak diminati setelah air tawar, karena itu banyak pengusaha yang sukses besar hanya dengan membuka usaha kedai teh hijau sederhana. #JUAL KAKI TANGAN PALSU DI JAKARTA


    Manfaat dan Khasiat Akar Alang-alang serta Cara Pengolahannya
    Bagi petani, gulma harus dimusnahkan karena akan menghambat suburnya pertumbuhan tanaman pokok seperti padi, ubi, jagung, dan berbagai macam tanaman lainnya. Terdapat banyak sekali manfaat dan khasiat alang-alang yang dapat kita peroleh. #JUAL KAKI TANGAN PALSU DI JAKARTA


    Manfaat Daun Sembung Sebagai Obat Tradisional
    Apa yang biasa kita lakukan ketika tiba-tiba terserang sakit ringan seperti flu? Bersin-bersin dan sakit kepala yang hebat melanda, disertai batuk berdahak yang membuat tenggorokan sakit. Jika sedang mengalami hal tersebut, biasanya kita akan segera menca #JUAL KAKI TANGAN PALSU DI JAKARTA


    Tips Kulit Cepat Putih Secara Alami Dalam Waktu 1 Minggu
    Salah satu tips kulit cepat putih yang pertama adalah dengan memanfaatkan buah pepaya. Jika untuk kesehatan, pepaya ini bisa membantu anda dalam melancarkan sisitem pencernaan, sedangkan untuk wajah, pepaya ini sering dipakai sebagai masker wajah. #JUAL KAKI TANGAN PALSU DI JAKARTA


    Manfaat Brokoli Bagi Kesehatan
    Manfaat brokoli merupakan salah satu sayuran yang sering dibuatkan untuk anak-anak. Brokoli memang sangat baik untuk menunjang pertumbuhan pada anak-anak. #JUAL KAKI TANGAN PALSU DI JAKARTA


    Manfaat Daun Sirsak Untuk Kesehatan, Rambut, dan Kulit
    Manfaat daun sirsak di Indonesia sangat populer sekali terutama semenjak penelitian mulai membuktikan bahwa ia dapat memerangi penyakit super berbahaya seperti kanker. Daun sirsak memang sangat banyak sekali manfaatnya terutama untuk kesehatan tubuh manus #JUAL KAKI TANGAN PALSU DI JAKARTA


    Manfaat Kulit Manggis Bagi Kesehatan
    Manfaat kulit manggis untuk kesehatan ternyata sangat luar biasa untuk mencegah dan mengobati berbagai penyakit berbahaya yang sulit diobati. Kulit manggis dapat dijadikan sebagai bahan obat alami yang sangat luar biasa untuk kanker. #JUAL KAKI TANGAN PALSU DI JAKARTA


    Manfaat Rebusan Daun Pepaya untuk Kesehatan
    Pepaya merupakan salah satu buah yang bentuknya besar, dengan warna daging buah yang berwarna oranye. Pepaya dikenal sebagai buah yang memiliki banyak sekali kandungan vitamin dan mineral yang sangat baik untuk kesehatan tubuh kita. Sudah banyak sekali pe #JUAL KAKI TANGAN PALSU DI JAKARTA


    Manfaat Bayam
    Bayam merupakan bahan makanan yang padat nutrisi, itu yang menjadikannya tidak kalah dari sayuran lain seperti pada manfaat kangkung, manfaat kacang panjang atau pun manfaat wortel. Pada seikat terdapat kandungan kalori, zat besi, vitamin B, vitamin A, vi #JUAL KAKI TANGAN PALSU DI JAKARTA


    Manfaat Bunga Pagoda untuk Pengobatan
    Tanaman berbunga indah biasanya dimanfaatkan masyarakat untuk menghias pekarangan rumah mereka. Hal ini dikarenakan dapat meningkatkan nilai estetika tersendiri. Namun tahukah Anda diantara begitu banyaknya tanaman berbunga indah tersebut nyatanya ada sa #JUAL KAKI TANGAN PALSU DI JAKARTA


    Manfaat Bunga Pagoda untuk Pengobatan
    Tanaman berbunga indah biasanya dimanfaatkan masyarakat untuk menghias pekarangan rumah mereka. Hal ini dikarenakan dapat meningkatkan nilai estetika tersendiri. Namun tahukah Anda diantara begitu banyaknya tanaman berbunga indah tersebut nyatanya ada sa #JUAL KAKI TANGAN PALSU DI JAKARTA


    Manfaat Bunga Kenanga Sebagai Obat Tradisional
    Indonesia menjadi salah satu negara yang kaya akan flora dan juga faunanya, baik itu yang asli berasal dari dalam negeri maupun pembudidayaan dari luar, yang pada kenyataannya tanah dan juga iklim disini sangatlah cocok untuk pertumbuhan berbagai macam t #JUAL KAKI TANGAN PALSU DI JAKARTA


    Kandungan Gizi dan Manfaat Kacang Polong
    Anda tentu sering mendengar kacang polong atau kacang ercis. Salah satu dari berbagai macam jenis kacang-kacangan yang bisa kita konsumsi ialah kacang polong. Kacang polong mempunyai rasa yang sangat enak, ia juga dapat di campurkan di berbagai macam mas #JUAL KAKI TANGAN PALSU DI JAKARTA


    Kandungan Gizi dan Manfaat Labu Siam
    Labu siam sangat populer dengan nama manis. Buah yang berasal dari tanaman yang merambat dengan berpegangan di media sulur ulet ini memang sudah populer di Indonesia. Tanaman ini membutuhkan media tumbuh seperti tanah yang basah dan lembab, tumbuhnya bis #JUAL KAKI TANGAN PALSU DI JAKARTA


    Manfaat Tauge (Toge) untuk Kesehatan
    Toge atau tauge ialah salah satu jenis sayuran yang seringkali dikonsumsi untuk dijadikan lauk auk ataupun lalapan makanan. Menu makanan yang disebut juga sebagai kecambah ini mempunyai kandungan yang istimewa seperti halnya kandungan antioksidan, senyawa #JUAL KAKI TANGAN PALSU DI JAKARTA


    Manfaat Kacang Kedelai dan Kandungan Gizinya
    Kacang kedelai ialah salah satu jenis polong-polongan yang memiliki kandungan nutrisi yang begitu baik untuk tubuh. Di Indonesia banyak sekali olahan kacang kedelai contohnya seperti tahu, tempe, hingga susu kedelai. Bahkan di beberapa negara seperti Cina #JUAL KAKI TANGAN PALSU DI JAKARTA


    7 Manfaat Daun Selada Bagi Kesehatan
    Mengkonsumsi sayuran merupakan sebuah proses yang baik untuk menjaga kesehatan di dalam tubuh. Namun, sebenarnya bukan hanya bagi kesehatan saja tetapi bisa pula untuk kecantikan yang ingin diperoleh secara alami. Begitu juga dengan daun Selada yang mempu #JUAL KAKI TANGAN PALSU DI JAKARTA


    Resep Herbal Menurunkan Kadar Kolesterol Tinggi
    Cuci bersih temulawak dan jati belanda. Rebus dalam air mendidih selama setengah jam. Saring dan minumlah selagi hangat bersama minyak zaitun dan jintan hitam (Habbatussauda). #JUAL KAKI TANGAN PALSU DI JAKARTA


    Khasiat Buah Alpukat
    Jika dipilah, kandungan nutrisi yang dikandung satu buah alpukat adalah sebagai berikut: 95 mg fosfor; 23 mg kalsium; 1,4 mg zat besi; 9 mg sodium; 1,3 mg potasium; 8,6 mg niacin; 660 mg vitamin A; dan 82 mg vitamin C. #JUAL KAKI TANGAN PALSU DI JAKARTA


    Khasiat Buah Abiu
    Daging buah abiu berwarna putih bening dengan rasa khas manis legit dan segar. Ada yang menggambarkannya seperti rasa kelapa muda, namun ada juga yang menyetarakannya dengan paduan susu dan karamel. Karena dagingnya lembek dan sedikit berair, abiu dapat d #JUAL KAKI TANGAN PALSU DI JAKARTA


    HATI-HATI POTATO CHIPS MENYEBABKAN RISIKO KANKER
    Kanker merupakan salah satu penyakit berbahaya yang paling di takuti di dunia, selalin sulit disembuhkan kanker juga berpotensi menyebabkan kematian. Penyakit kanker adalah sekelompok penyakit yang melibatkan sel-sel di bagian tubuh yang tumbuh diluar ken #JUAL KAKI TANGAN PALSU DI JAKARTA


    8 Manfaat Kacang Tanah Bagi Kesehatan
    KOMPAS.com - Sebagian orang gemar mengonsumsi kacang tanah. Meski memiliki bentuk yang kecil, namun kacang tanah mengandung kebaikan yang tinggi serta merupakan sumber protein. #JUAL KAKI TANGAN PALSU DI JAKARTA


    Cara Sehat Kurangi Kecanduan Ngemil
    KOMPAS.com - Bagi sebagian orang, camilan ibarat sahabat dekat. Kehadirannya mampu memberi kenyamanan tersendiri. Kala sedang dilanda stres misalnya, sepotong cokelat manis bisa diandalkan untuk sedikit menenangkan pikiran. #JUAL KAKI TANGAN PALSU DI JAKARTA


    Kandungan dan Manfaat Buah Pepaya untuk Kesehatan
    Buah pepaya mengandung enzim papain dan serat yang dapat membantu mengatasi masalah lambung dan gangguan pencernaan seperti susah buang air besar dan efektif untuk mencegah wasir. Penelitian juga membuktikan bahwa kandungan papain dalam buah pepaya dapat #JUAL KAKI TANGAN PALSU DI JAKARTA


    Manfaat Daun Kemangi untuk Kesehatan Pria dan Wanita
    Kemangi mempunyai nama latin Ocimum basilicum yang berarti tumbuhan beraroma. Hal ini merujuk pada aroma khas yang keluar dari daun kemangi. Di Indonesia sendiri kemangi lebih sering dimanfaatkan sebagai pelengkap berbagai jenis masakan untuk menambah aro #JUAL KAKI TANGAN PALSU DI JAKARTA


    Manfaat Daun Sukun untuk Obat Penyakit Kronis
    Kemampuan daun sukun dalam mengobati beberapa penyakit kronis adalah karena senyawa yang terkandung di dalamnya. Daun sukun mengandung beberapa senyawa yang berkhasiat bagi tubuh seperti polifenol, asam hidrosionat, tannin, quercetin dan artoindosionin. #JUAL KAKI TANGAN PALSU DI JAKARTA


    30 Manfaat Asam Jawa untuk Kesehatan dan Kecantikan
    Asam jawa memiliki nama latin Tamarindus indica dan termasuk dalam keluarga Fabaceae. Pohon ini berasal dari Afrika, di Indonesia biasanya ditanam sebagai pohon perindang di tepi jalan. Tingginya bisa mencapai 25 meter. Ini merupakan satu-satunya tumbuhan #JUAL KAKI TANGAN PALSU DI JAKARTA


Pembuat Tangan Palsu
Pembuat Kaki Palsu
Distributor Tangan Palsu
Distributor Kaki Palsu
Supplier Tangan Palsu
Supplier Kaki Palsu
Pemasok Tangan Palsu
Pemasok Kaki Palsu
Jual Tangan Palsu
Jual Kaki Palsu
Harga Tangan Palsu
Harga Kaki Palsu
Pabrik Tangan Palsu
Pabrik Kaki Palsu
Agen Tangan Palsu
Agen Tangan Palsu SNI
Agen Tangan Palsu Murah
Tangan Palsu Murah
Kaki Palsu Murah
Tangan Palsu
Kaki Palsu




PEMASOK TANGAN PALSU UNTUK RUMAH SAKIT BANDAR LAMPUNG

Pemasok Tangan Palsu Untuk Rumah Sakit Bandar Lampung Kami menyediakan produk alat ? alat rehabilitas medik Indonesia, kaki palsu, tangan palsu, orthosis, dan alat bantu mobilitas lainya. Semoga kehadiran kami dapat memberi banyak manfaat dalam kehidupan anda. Untuk mencari produk kaki palsu atau produk lainnya yang anda butuhkan silahkan klik di bagian PRODUK. Jika anda belum tahu produk yang sesuai dengan kondisi yang anda alami saat ini, silahkan cari terlebih dahulu informasi tentang kondisi anda di kolom artikel atau anda dapat MENGHUBUNGI kontak kami untuk mengkonsultasikan kondisi anda saat ini. Produk UNGGULAN kami adalah kaki palsu yang disesuaikan dengan level amputasi anda dan dibuat dengan bahan serta desain sesuai kebutuhan anda. kami menyediakan jenis kaki palsu berdasarkan bahan pembuat dan desain sesuai dengan yang anda butuhkan. kami juga menyediakan tangan palsu sesuai level amputasi dan orthosis terlengkap lainnya.Pemasok Tangan Palsu Untuk Rumah Sakit Bandar Lampung, terimakasih. Pemasok Tangan Palsu Untuk Rumah Sakit Bandar Lampung

jual Tangan Palsu | Jual Kaki Palsu | Tangan Palsu | Kaki Palsu

ALASAN TIDAK MELAKUKAN UMRAH BERULANG KALI SAAT BERADA DI MEKKAH

Ada satu fenomena yang umum disaksikan pada kalangan jamaah haji Indonesia dan juga negara lainnya. Saat berada di kota suci Mekkah, banyak yang berbondong-bondong menuju tanah yang halal, yaitu al hillu, Masjid ‘Aisyah di Tan’im atau Ji’ranah. Tujuannya untuk melaksanakan umrah lagi. Umrah yang mereka kerjakan bisa lebih dari sekali dalam satu hari. Dalih mereka, mumpung sedang berada di Mekkah, sepantasnya memperbanyak ibadah umrah, yang belum tentu bisa dikerjakan lagi sesudah sampai di tanah air. Atau dengan kata lain, untuk memperbanyak pahala. Saking berlebihannya, Syaikh Muhammad bin Shalih al 'Utsaimin penuh keheranan pernah menyaksikan seorang laki-laki yang sedang mengerjakan sa'i dengan rambut tersisa separo saja (sisi yang lain gundul). Syaikh 'Utsaimin pun bertanya kepadanya, dan laki-laki tersebut menjawab : “Bagian yang tak berambut ini telah dipotong untuk umrah kemarin. Sedangkan rambut yang tersisa untuk umrah hari ini”. [1]

SELAIN IKHLAS, IBADAH MEMBUTUHKAN MUTABA’AH
Suatu ibadah agar diterima oleh Allah, harus terpenuhi oleh dua syarat. Yaitu ikhlas dan juga harus dibarengi dengan mutaba’ah. Sehingga tidak cukup hanya mengandalkan ikhlas semata, tetapi juga harus mengikuti petunjuk Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam. Disamping itu juga dengan mengetahui praktek dan pemahaman generasi Salaf dalam menjalakan ibadah haji yang pernah dikerjakan oleh Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam. Sebab, generasi Salaf merupakan generasi terbaik, yang paling semangat dalam meraih kebaikan.

Umrah termasuk dalam kategori ini. Sebagai ibadah yang disyariatkan, maka harus bersesuaian dengan rambu-rambu syari'at dan nash-nashnya, petunjuk Nabi dan para sahabat, serta para pengikut mereka yang ihsan sampai hari Kiamat. Dan ittiba’ ini merupakan salah satu tonggak diterimanya amalan di sisi Allah Subhanahu wa Ta'ala.

Sebagai ibadah yang sudah jelas tuntunannya, pelaksanan umrah tidak lagi memerlukan ijtihad padanya. Tidak boleh mendekatkan diri kepada Allah melalui ibadah umrah dengan ketentuan yang tidak pernah digariskan. Kalau tidak mengikuti petunjuk syariat, berarti ibadah yang dilakukan menunjukkan sikap i’tida` (melampaui batas) terhadap hak Allah, dalam aspek penetapan hukum syariat, serta merupakan penentangan terhadap ketentuan Allah dalam hukumNya. Allah berfirman : "Apakah mereka mempunyai sembahan-sembahan selain Allah yang mensyariatkan untuk mereka agama yang tidak diizinkan Allah? Sekiranya tak ada ketetapan yang menentukan (dari Allah) tentulah mereka telah dibinasakan. Dan sesungguhnya orang-orang yang zhalim itu akan memperoleh azab yang amat pedih" [Asy Syura /42: 21][2]

JUMLAH UMRAH RASULULLAH SHALLALLAHU 'ALAIHI WA SALLAM
Sepanjang hidupnya, Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam melakukan umrah sebanyak 4 kali.

عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ اعْتَمَرَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَرْبَعَ عُمَرٍ عُمْرَةَ الْحُدَيْبِيَةِ وَعُمْرَةَ الْقَضَاءِ مِنْ قَابِلٍ وَالثَّالِثَةَ مِنْ الْجِعْرَانَةِ وَالرَّابِعَةَ الَّتِي مَعَ حَجَّتِهِ

Dari Ibnu 'Abbas, ia berkata : "Rasulullah mengerjakan umrah sebanyak empat kali. (Yaitu) umrah Hudaibiyah, umrah Qadha`, umrah ketiga dari Ji'ranah, dan keempat (umrah) yang bersamaan dengan pelaksanaan haji beliau".[3]

Menurut Ibnul Qayyim, dalam masalah ini tidak ada perbedaan pendapat [4]. Setiap umrah tersebut, beliau kerjakan dalam sebuah perjalanan tersendiri. Tiga umrah secara tersendiri, tanpa disertai haji. Dan sekali bersamaan dengan haji.
Pertama, umrah Hudhaibiyah tahun 6 H. Beliau dan para sahabat yang berbaiat di bawah syajarah (pohon), mengambil miqat dari Dzul Hulaifah Madinah. Pada perjalanan umrah ini, kaum Musyrikin menghalangi kaum Muslimin untuk memasuki kota Mekkah. Akhirnya, terjadilah pernjanjian Hudhaibiyah. Salah satu pointnya, kaum Muslimin harus kembali ke Madinah, tanpa bisa melaksanakan umrah yang sudah direncanakan.

Kemudian, kaum Muslimin mengerjakan umrah lagi pada tahun berikutnya. Dikenal dengan umrah Qadhiyyah atau Qadha`[5] tahun 7 H. Selama tiga hari beliau n berada di Mekkah. Dan ketiga, umrah Ji’ranah pada tahun 8 H. Yang terakhir, saat beliau Shallallahu 'alaihi wa sallam mengerjakan haji Wada’. Semua umrah yang beliau kerjakan terjadi pada bulan Dzul Qa`dah.[6]

SEBELAS ALASAN TIDAK MELAKUKAN UMRAH BERULANG KALI
Para ulama memandang, melakukan umrah berulang kali sebagai perbuatan yang makruh. Masalah ini telah dijelaskan oleh Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah dalam Fatawanya. Keterangan beliau tersebut dikutip oleh Syaikh Muhammad bin Shalih al Utsaimin dalam Syarhul Mumti’. [7]

Berikut ini beberapa aspek yang menjelaskan bahwa umrah berulang-ulang seperti yang dikerjakan oleh sebagian jamaah haji –sebagaimana fenomena di atas- tidak disyariatkan.

Pertama : Pelaksanaan empat umrah yang dikerjakan Rasulullah, masing-masing dikerjakan dengan perjalanan (safar) tersendiri. Bukan satu perjalanan untuk sekian banyak umrah, seperti yang dilakukan oleh jamaah haji sekarang ini. Syaikh Muhammad bin Shalih al 'Utsaimin menyimpulkan, setiap umrah mempunyai waktu safar tersendiri. Artinya, satu perjalanan hanya untuk satu umrah saja [8]. Sedangkan perjalanan menuju Tan’im belum bisa dianggap safar. Sebab masih berada dalam lingkup kota Mekkah.

Kedua : Para sahabat yang menyertai Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam dalam haji Wada’, tidak ada riwayat yang menerangkan salah seorang dari mereka yang beranjak keluar menuju tanah yang halal untuk tujuan umrah, baik sebelum atau setelah pelaksanaan haji. Juga tidak pergi ke Tan’im, Hudhaibiyah atau Ji’ranah untuk tujuan umrah. Begitu pula, orang-orang yang tinggal di Mekkah, tidak ada yang keluar menuju tanah halal untuk tujuan umrah. Ini sebuah perkara yang disepakati dan dimaklumi oleh semua ulama yang mengerti sunnah dan syariat Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam.[9]

Ketiga : Umrah beliau Shallallahu 'alaihi wa sallam yang dimulai dari Ji’ranah tidak bisa dijadikan dalil untuk membolehkan umrah berulang-ulang. Sebab, pada awalnya beliau Shallallahu 'alaihi wa sallam memasuki kota Mekkah untuk menaklukannya dalam keadaan halal (bukan muhrim) pada tahun 8 H. Selama tujuhbelas hari beliau berada di sana. Kemudian sampai kepada beliau berita, kalau suku Hawazin bermaksud memerangi beliau. Akhirnya beliau mendatangi dan memerangi mereka. Ghanimah dibagi di daerah Ji’ranah. Setelah itu, beliau ingin mengerjakan umrah dari Ji’ranah. Beliau tidak keluar dari Mekkah ke Ji’ranah secara khusus. Namun, ada perkara lain yang membuat beliau keluar dari Mekkah. Jadi, semata-mata bukan untuk mengerjakan umrah.[10]

Keempat : Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam, juga para sahabat -kecuali ‘Aisyah- tidak pernah mengerjakan satu umrah pun dari Mekkah, meski setelah Mekkah ditaklukkan. Begitu pula, tidak ada seorang pun yang keluar dari tanah Haram menuju tanah yang halal untuk mengerjakan umrah dari sana sebelum Mekkah ditaklukkan dan menjadi Darul Islam. Karena thawaf di Ka’bah tetap masyru’ sejak Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam diutus. Bahkan sejak Nabi Ibrahim Alaihissalam. Mengerjakan thawaf tanpa umrah terlebih dahulu, sudah mengantarkan kepada sebuah ketetapan yang pasti, bahwa perkara yang disyariatkan bagi penduduk Mekkah (orang yang berada di Mekkah) adalah thawaf. Itulah yang lebih utama bagi mereka dari pada keluar dari tanah Haram untuk mengerjakan umrah. Sebab, tidak mungkin Rasulullah dan para sahabat lebih mengutamakan amalan mafdhul/ (yang nilainya kurang) -dalam hal ini thawaf- dibandingkan amalan yang lebih afdhal (umrah menurut asumsi sebagian jamaah haji). Padahal Nabi n tidak memerintahkan umat untuk melakukan umrah berulang-ulang. Ucapan ini tidak mungkin dikatakan oleh seorang muslim.[11]

Ibnul Qayyim berkata,"Tidak ada umrah beliau dalam keadaan beliau keluar dari Mekkah sebagaimana dilakukan oleh kebanyakan orang sekarang ini. Seluruh umrah beliau, dilangsungkan dari luar kota Mekkah menuju Mekkah (tidak keluar dahulu baru masuk kota Mekkah). Nabi pernah tinggal di Mekkah selama 13 tahun. Namun tidak ada riwayat yang menjelaskan beliau Shallallahu 'alaihi wa sallam keluar kota Mekkah untuk mengerjakan umrah.

Jadi umrah yang beliau kerjakan dan yang disyariatkan adalah, umrah orang yang memasuki kota Mekkah (berasal dari luar Mekkah), bukan umrah orang yang berada di dalamnya (Mekkah), dengan menuju daerah yang halal (di luar batas tanah haram) untuk mengerjakan umrah dari sana. Tidak ada yang melakukannya di masa beliau, kecuali 'Aisyah semata…[12]

Kelima : Tentang umrah yang dilakukan oleh ‘Aisyah pada haji Wada’ bukanlah berdasarkan perintah Nabi. Beliau mengizinkannya setelah 'Aisyah memohon dengan sangat.[13]

Kisahnya, pada waktu menunaikan ibadah haji bersama Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam, 'Aisyah mendapatkan haidh, maka Rasulullah memerintahkan saudara ‘Aisyah yang bernama ‘Abdurrahman bin Abu Bakar mengantar ‘Aisyah ke daerah Tan’im, agar ia memulai ihram untuk umrah disana. Karena 'Aisyah menyangka, bahwa umrah yang dilakukan bersamaan dengan haji, akan batal, sehingga ia menangis. Kemudian untuk menenangkannya, maka Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam mengijinkan 'Aisyah melakukan umrah lagi.

Umrah yang dilakukan ‘Aisyah ini sebagai pengkhususan baginya. Sebab, belum didapati satu pun dalil dari seorang sahabat laki-laki ataupun perempuan yang menerangkan bahwa ia pernah melakukan umrah usai melaksanakan ibadah haji, dengan memulai ihram dari kawasan Tan’im, sebagaiamana yang telah dilakukan 'Aisyah Radhiyallahu 'anha. Andaikata para sahabat mengetahui perbuatan ‘Aisyah tersebut disyariatkan juga buat mereka pasca menunaikan ibadah haji, niscaya banyak riwayat dari mereka yang menjelaskan hal itu.

Ibnul Qayyim mengatakan, (Umrah ‘Aisyah) menjadi dasar tentang umrah dari Mekkah. Tidak ada dalil bagi orang yang menilainya (umrah berulang-ulang) selainnya. Sesungguhnya Nabi dan sahabat yang bersama beliau dalam haji (Wada’) tidak ada yang keluar dari Mekkah, kecuali ‘Aisyah saja. Kemudian orang-orang yang mendukung umrah dari Mekkah, menjadikan riwayat tersebut sebagai dasar pendapat mereka. Tetapi, kandungan riwayat tersebut tidak ada yang menunjukkan dukungan terhadap pendapat mereka.[14]

Imam asy Syaukani rahimahullah berkata,"Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam tidak pernah berumrah dengan cara keluar dari daerah Mekkah ke tanah halal, kemudian masuk Mekkah lagi dengan niat umrah, sebagaimana layaknya yang dilakukan kebanyakan orang sekarang. Padahal, tak satupun yang sah yang menerangkan ada seorang sahabat melakukan yang demikian itu”.[15]

Keenam : Kaum Muslimin bersilang pendapat tentang hukum umrah, apakah wajib ataukah tidak. Para ulama yang memandang umrah itu wajib seperti layaknya haji, mereka tidak mewajibkannya atas penduduk Mekkah. Imam Ahmad pernah menukil perkataan Ibnu 'Abbas: “Wahai penduduk Mekkah, tidak ada kewajiban umrah atas kalian. Umrah kalian adalah thawaf di Ka’bah”.

‘Atha bin Abi Rabah [16] –ulama yang paling menguasai manasik haji dan panutan penduduk Mekkah– berkata : “Tidak ada manusia ciptaan Allah kecuali wajib atas dirinya haji dan umrah. Dua kewajiban yang harus dilaksanakan bagi orang yang mampu, kecuali penghuni Mekkah. Mereka wajib mengerjakan haji, tetapi tidak wajib umrah, karena mereka sudah mengerjakan thawaf. Dan itu sudah mencukupi”.

Thawus [17] berkata: “Tidak ada kewajiban umrah bagi orang yang berada di Mekkah”. (Riwayat Ibnu Abi Syaibah).

Berdasarkan beberapa keterangan para ulama Salaf tersebut, menunjukkan bahwa bagi penduduk Mekkah, mereka tidak menilai sunnah, apalagi sampai mewajibkannya. Seandainya wajib, maka sudah pasti Nabi n memerintahkannya atas diri mereka dan mereka akan mematuhinya. Tetapi, tidak ada riwayat yang menjelaskan tentang orang yang berumrah dari Mekkah di masa Nabi masih hidup, kecuali ‘Aisyah saja. Kisah ini sudah dijelaskan persoalannya di atas.

Karenanya, para ulama hadits, bila ingin menulis tentang umrah dari Mekkah, mereka hanya menyinggung tentang kejadian ‘Aisyah saja. Tidak ada yang lain. Seandainya ada, pasti sudah sampai kepada kita.[18]

Ketujuh : Intisari umrah adalah thawaf. Adapun sa’i antara Shafa dan Marwah bersifat menyertai saja. Bukti yang menunjukkannya sebagai penyerta adalah, sa'i tidak dikerjakan kecuali setelah thawaf. Dan ibadah thawaf ini bisa dikerjakan oleh penduduk Mekkah, tanpa harus keluar dari batas tanah suci Mekkah terlebih dahulu. Barangsiapa yang sudah mampu mengerjakan perkara yang inti, ia tidak diperintahkan untuk menempuh wasilah (perantara yang mengantarkan kepada tujuan). [19]

Kedelapan : Berkeliling di Ka’bah adalah ibadah yang dituntut. Adapun menempuh perjalanan menuju tempat halal untuk berniat umrah dari sana merupakan sarana menjalankan ibadah yang diminta. Orang yang menyibukkan diri dengan sarana (menuju tempat yang halal untuk berumrah dari sana) sehingga meninggalkan tujuan inti (thawaf), orang ini telah salah jalan, tidak paham tentang agama. Lebih buruk dari orang yang berdiam di dekat masjid pada hari Jum’at, sehingga memungkinkannya bersegera menuju masjid untuk shalat, tetapi ia justru menuju tempat yang jauh untuk mengawali perjalanan menuju masjid itu. Akibatnya, ia meninggalkan perkara yang menjadi tuntutan, yaitu shalat di dalam masjid tersebut.

Kesembilan : Mereka mengetahui dengan yakin, bahwa thawaf di sekeliling Baitullah jauh lebih utama daripada sa’i. Maka daripada mereka menyibukkan diri dengan pergi keluar ke daerah Tan’im dan sibuk dengan amalan-amalan umrah yang baru sebagai tambahan bagi umrah sebelumnya, lebih baik mereka melakukan thawaf di sekeliling Ka’bah. Dan sudah dimaklumi, bahwa waktu yang tersita untuk pergi ke Tan’im karena ingin memulai ihram untuk umrah yang baru, dapat dimanfaatkan untuk mengerjakan thawaf ratusan kali keliling Ka’bah.

Bahkan Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah menilainya sebagai bid’ah, (sebuah perkara yang) belum pernah dikerjakan oleh generasi Salaf, tidak diperintahkan oleh al Kitab dan as Sunnah. Juga tidak ada dalil syar’i yang menunjukkan status sunnahnya. Apabila demikian adanya, berarti termasuk bid’ah yang dibenci berdasarkan kesepakatan para ulama[20]. Oleh karenanya, para generasi Salaf dan para imam melarangnya.

Sa’id bin Manshur meriwayatkan dalam Sunan-nya dari Thawus, salah seorang murid Ibnu ‘Abbas mengatakan :

مَا أَدْرِيْ أَيُؤْجَرُوْنَ عَلَيْهَا أَمْ يُعَذَّبُوْنَ. قِيْلَ : فَلِمَ يُعَذَّبُوْنَ؟ قَالَ : لِأَنَّهُ يَدَعُ الطَّوَافَ بِالْبَيْتِ . وَيَخْرُجُ إِلَى أَرْبَعَةِ أَمْيَالِ وَيَجِيْئُ وَإِلَى أَنْ يَجِيْئَ مِنْ أَرَبَعَةِ أَمْيَالٍ قَدْ طَافَ مِائَتَيْ طَوَافٍ. وَكُلَّمَا طَافَ بِالْبَيْتِ كَانَ أَفْضَلَ مِنْ أَنْ يَمْشِيَ فِيْ غَيْرِ شَيْئٍ

"Aku tidak tahu, orang-orang yang mengerjakan umrah dari kawasan Tan’im, apakah mereka diberi pahala atau justru disiksa". Ada yang bertanya : “Mengapa mereka disiksa?” Beliau menjawab : “Karena meninggalkan thawaf di Ka’bah. Untuk keluar menempuh jarak empat mil dan pulang (pun demikian). Sampai ia pulang menempuh jarak empat mil, ia bisa berkeliling Ka’bah sebanyak dua ratus kali. Setiap kali ia berthawaf di Ka’bah, itulah yang utama daripada menempuh perjalanan tanpa tujuan apapun”.[21]

‘Atha` pernah berkata : “Thawaf di Ka’bah lebih aku sukai daripada keluar (dari Mekkah) untuk umrah”. [22]

Kesepuluh : Setelah memaparkan kejadian orang yang berumrah berulang-ulang, misalnya melakukannya dua kali dalam sehari, Syaikhul Islam semakin memantapkan pendapatnya, bahwa umrah yang demikian tersebut makruh, berdasarkan kesepakatan para imam. Selanjutnya beliau menambahkan, meskipun ada sejumlah ulama dari kalangan Syafi’iyyah dan ulama Hanabilah yang menilai umrah berulang kali sebagai amalan yang sunnah, namun pada dasarnya mereka tidak mempunyai hujjah khusus, kecuali hanya qiyas umum. Yakni, untuk memperbanyak ibadah atau berpegangan dengan dalil-dalil yang umum.[23]

Di antara dalil yang umum, hadits Nabi:

الْعُمْرَةُ إِلَى الْعُمْرَةِ كَفَّارَةٌ لِمَا بَيْنَهُمَا

"Antara umrah menuju umrah berikutnya menjadi penghapus )dosa( di antara keduanya" [24].

Tentang hadits ini, Syaikh al 'Utsaimin mendudukkan bahwa hadits ini, mutlak harus dikaitkan dengan apa yang diperbuat oleh generasi Salaf ridhwanullah ‘alaihim [25]. Penjelasannya sudah disampaikan pada point-point sebelumnya. Ringkasnya, tidak ada contoh dari kalangan generasi Salaf dalam melaksanakan umrah yang berulang-ulang.

Kesebelas : Pada penaklukan kota Mekkah, Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam berada di Mekkah selama sembilan belas hari. Tetapi, tidak ada riwayat bahwa beliau keluar ke daerah halal untuk melangsungkan umrah dari sana. Apakah Nabi tidak tahu bahwa itu masyru’ (disyariatkan)? Tentu saja tidak mungkin![26]

LEBIH BAIK MEMPERBANYAK THAWAF
Berdasarkan alasan-alasan di atas, menjadi jelas bahwa thawaf lebih utama. Adapun berumrah dari Mekkah dan meninggalkan thawaf tidak mustahab. Dan yang disunnahkan adalah thawaf, bukan umrah.

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah menambahkan : “Thawaf mengelilingi Ka’bah lebih utama daripada umrah bagi orang yang berada di Mekkah, merupakan perkara yang tidak diragukan lagi oleh orang-orang yang memahami Sunnah Rasulullah dan Sunnah Khalifah pengganti beliau dan para sahabat, serta generasi Salaf dan tokoh-tokohnya”.

Alasannya, kata beliau rahimahullah, karena thawaf di Baitullah merupakan ibadah dan qurbah (cara untuk mendekatkan diri kepada Allah) yang paling afdhal yang telah Allah tetapkan di dalam KitabNya, berdasarkan keterangan NabiNya. Thawaf termasuk ibadah paling utama bagi penduduk Mekkah. Maksudnya, yaitu orang-orang yang berada di Mekkah, baik penduduk asli maupun pendatang. Thawaf juga termasuk ibadah istimewa yang tidak bisa dilakukan oleh orang-orang yang berada di kota lainnnya.

Orang-orang yang berada di Mekkah sejak masa Rasulullah dan masa para khulafa senantiasa menjalankan thawaf setiap saat. Dan lagi, Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam memerintahkan kepada pihak yang bertanggung jawab atas Baitullah, agar tidak menghalangi siapapun yang ingin mengerjakan thawaf pada setiap waktu. Beliau bersabda:

يَا بَنِي عَبْدِ مَنَافٍ لَا تَمْنَعُوا أَحَدًا طَافَ بِهَذَا الْبَيْتِ وَصَلَّى فِيْ أَيِّ سَاعَةٍ شَاءَ مِنْ اللَّيْلِ وَالنَّهَارِ

"Wahai Bani Abdi Manaf, janganlah kalian menghalangi seorang pun untuk melakukan thawaf di Ka'bah dan mengerjakan shalat pada saat kapan pun, baik malam maupun siang" [27]

Allah Subhanahu wa Ta'ala memerintahkan Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail dengan berfirman :

"Dan bersihkanlah rumahKu untuk orang-orang yang thawaf, yang i'tikaf, yang ruku', dan yang sujud" [al Baqarah/2:125]

Dalam ayat yang lain:

"Dan sucikanlah rumahKu ini bagi orang-orang yang thawaf, dan orang-orang yang beribadah dan orang-orang yang ruku' dan sujud" [al Hajj/22:26]

Pada dua ayat di atas, Allah menyebutkan tiga ibadah di Baitullah, yaitu : thawaf, i’tikaf dan ruku’ bersama sujud, dengan mengedepankan yang paling istimewa terlebih dahulu, yaitu thawaf. Karena sesungguhnya, thawaf tidak disyariatkan kecuali di Baitil ‘Atiq (rumah tua, Ka’bah) berdasarkan kesepakatan para ulama. Begitu juga para ulama bersepakat, thawaf tidak boleh dilakukan di tempat selain Ka'bah. Adapun i’tikaf, bisa dilaksanakan di masjid-masjid lain. Begitu pula ruku' dan sujud, dapat dikerjakan di mana saja. Nabi bersabda:

وَجُعِلَتْ لِيَ الْأَرْضُ مَسْجِدًا وَ طَهُورًا

"Dijadikan tanah sebagai masjid dan tempat pensuci bagi diriku" [HR. al-Bukhari - Muslim]

Maksudnya, Allah Subhanhu wa Ta'ala mengutamakan perkara yang paling khusus dengan tempat tersebut. Sehingga mendahulukan penyebutan thawaf. Karena ibadah thawaf hanya berlaku khusus di Masjidil Haram. Baru kemudian disebutkan i’tikaf. Sebab bisa dikerjakan di Masjidil Haram dan masjid-masjid lainnya yang dipakai kaum Muslimin untuk mengerjakan shalat lima waktu. Selanjutnya, disebutkan ibadah shalat. Karena tempat pelaksanaannya lebih umum.

Selain itu, thawaf merupakan rangkaian manasik yang lebih sering terulang. Disyariatkan thawaf Qudum bagi orang yang baru sampai di kota Mekkah. Dan disyariatkan thawaf Wada’ bagi orang yang akan meninggalkan kota Mekkah usai pelaksanaan manasik haji. Disamping keberadaan thawaf ifadhah yang menjadi salah satu rukun haji.[28]

Secara khusus, tentang keutamaan thawaf di Baitullah, Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda :

مَنْ طَافَ بِهَذَا الْبَيْتِ سَبْعًا كَعِدْلِ رَقَبَةٍ

"Barangsiapa mengelilingi rumah ini (Ka’bah) tujuh kali, seperti membebaskan satu budak belian" [29].

Kesimpulannya : Memperbanyak thawaf merupakan ibadah sunnah, lagi diperintahkan. Terutama bagi orang yang datang ke Mekkah. Jumhur ulama berpendapat, thawaf di Ka’bah lebih utama dibandingkan shalat di Masjidil Haram, meskipun shalat di sana sangat besar keutamaannya.[30]

Pendapat yang mengatakan tidak disyari’atkan melakukan thawaf berulangkali, inilah yang ditunjukkan oleh Sunnah Nabawiyah yang bersifat ‘amaliyah, dan didukung oleh fi’il (perbuatan) para sahabat Radhiyallahu 'anhum. Dan Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam telah memerintahkan kita agar mengikuti Sunnah beliau Shallallahu 'alaihi wa sallam dan sunnah para khalifahnya sepeninggal beliau Shallallahu 'alaihi wa sallam. Yaitu beliau bersabda : Hendaklah kalian berpegang teguh dengan Sunnahku dan sunnah para khalifah yang mendapat petunjuk dan terbimbing sepeninggalku. Hendaklah kalian menggigitnya dengan gigi gerahammu. [Sunan Abu Dawud, II/398, no. 4607; Ibnu Majah, I/16, no. 42 dan 43; Tirmidzi, V/43, no. 2673; Ahmad, IV/26.] [31]

Oleh karena itu, ketika berada di Mekkah sebelum atau sesudah pelaksanaan haji, yang paling baik bagi kita ialah memperbanyak thawaf, daripada melakukan perbuatan yang tidak ada contohnya. Wallahu a'lam bish-shawab.

Maraji :
- Al Wajiz fi Fiqhis Sunnah wal Kitabil ‘Aziz, Dr Abdul 'Azhim Badawi Dar Ibni Rajab, Cet. III, Th. 1421 H – 2001 M.
- Fatawa li Ahlil Haram, susunan Dakhil bin Bukhait al Mutharrifi.
- Syarhul Mumti’ ‘ala Zadil Mustaqni’, Syaikh Muhammad bin Shalih al ‘Utsaimin, Muassasah A-sam, Cet. I, Th. 1416 H – 1996 M.
- Majmu al Fatawa, Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah, Cet. I, Th. 1423 H. Tanpa penerbit.
- Zadul Ma’ad fi Hadyi Khairil ‘Ibad, Muhammad bin Abi Bakr Ibnul Qayyim. Tahqiq Syu’aib al Arnauth dan ‘Abdul Qadir al Arnauth, Muassasah ar Risalah, Cet. III, Th. 1421 H – 2001 M.
- Shahih Sunan an Nasaa-i, Muhammad Nashiruddin al Albani, Maktabah Ma'arif, Cet. I, Th. 1419H –1998M.
- Shahih Sunan at Tirmidzi, Muhammad Nashiruddin al Albani, Maktabah Ma'arif Cet. I, Th. 1419H – 1998M.
- Shahih Sunan Ibni Majah, Muhammad Nashiruddin al Albani, Maktabah Ma'arif, Cet. I, Th. 1419H – 1998M.

[Disalin dari majalah As-Sunnah Edisi 09/Tahun X/1427H/2006. Diterbitkan Yayasan Lajnah Istiqomah Surakarta, Jl. Solo – Purwodadi Km.8 Selokaton Gondangrejo Solo 57183 Telp. 0271-761016]
_________
Footnotes
[1]. Fatawa al 'Utsaimin, 2/668.
[2]. Lihat penjelasan Dr. Muhammad bin Abdir Rahman al Khumayyis dalam adz Dzikril Jama’i Bainal Ittiba’ wal Ibtida’, halaman 7-8.
[3]. Shahih. Lihat Shahih Sunan at Tirmidzi, no. 816; Shahih Sunan Ibni Majah, no. 2450.
[4]. Zadul Ma’ad, 2/89.
[5]. Umrah ini dikenal dengan nama umrah Qadha` atau Qadhiyah, karena kaum muslimin telah mengikat perjanjian dengan kaum Quraisy. Bukan untuk mengqadha (menggantikan) umrah tahun sebelumnya yang dihalangi oleh
kaum Quraisy. Karena umrah tersebut tidak rusak sehingga tidak perlu diganti. Buktinya, Nabi tidak memerintahkan para sahabat yang ikut serta dalam umrah pertama untuk mengulanginya kembali pada umrah ini. Oleh sebab itu, para ulama menghitung jumlah umrah Nabi sebanyak empat kali. Demikian penjelasan as Suhaili. Pendapat inilah yang dirajihkan oleh Ibnul Qayyim dalam Zadul Ma’ad, 2/86.
[6]. Majmu al Fatawa, 26/253-254; Zadul Ma’ad, 2/86.
[7]. Majmu ‘ al Fatawa, jilid 26. Pembahasan tentang umrah bagi orang-orang yang berada di Mekkah terdapat di halaman 248-290; asy Syarhul Mumti’, 7/407.
[8]. Fatawa al 'Utsaimin, 2/668, dikutip dari Fatawa li Ahlil Haram.
[9]. Majmu' al Fatawa, 26/252.
[10]. Majmu’ al Fatawa, 26/254.
[11]. Lihat Majmu’ al Fatawa, 26/256. 273.
[12]. Zaadul Ma’ad, 2/89.
[13]. Majmu' al Fatawa, 26/252.
[14]. Zaadul Ma’ad, 2/163.
[15]. Dikutip dari al Wajiz, halaman 268.
[16]. Atha bin Abi Rabah Aslam al-Qurasyi al Fihri, dari kalangan generasi Tabi'in. Berguru kepada sejumlah sahabat Nabi. Diantara mereka, Jabir bin Abdillah, Ibnu Abbas, Abu Hurairah, Abu Sa'id al Khudri, Abdullah bin Amr bin al Ash, Abdullah bin Zubair. Seorang Mufri Mekkah di zamannya dan dikenal sebagai orang yang paling tahu tentang manasik haji. Wafat tahun 114H
[17]. Thawus bin Kaisan al Yamani, berdarah Persia, dari kalangan generasi Tabi'in, berguru kepada sejumlah sahabat, mislnya, Ibnu Abbas, Jabir bin Abdillah, Zaid bin Tsabit, Abdullah bin Zubair, Muad bin Jabal. Aisyah seorang ahli fiqih di zamannya. Wafat tahun 106H
[18]. Majmu' al Fatawa, 26/256-258.
[19]. Ibid, 26/262.
[20]. Ibid, 2/264.
[21]. Ibid, 26/264.
[22]. Ibid, 26/266.
[23]. Ibid, 26/270.
[24]. HR al Bukhari, no. 1773 dan Muslim, no. 1349.
[25]. Asy Syarhul Mumti’, 7/408.
[26]. Fatawa al 'Utsaimin, 2/668, dikutip dari Fatawa li Ahlil Haram.
[27]. Shahih, hadits riwayat at Tirmidzi, 869; an Nasaa-i, 1/284; Ibnu Majah, 1254
[28]. Majmu’ al Fatawa, 26/250-252 secara ringkas.
[29]. Shahih. Lihat Shahih Sunan an Nasaa-i, no. 2919.
[30]. Majmu' al Fatawa, 26/290.
[31]. Al Wajiz, halaman 268.

Baca Artikel Lainnya : PERBEKALAN UNTUK JAMAAH HAJI

SUPPORT ONLINE

PT. PIAR MUDHA DIRJAYA
Office
Email
jop.indonesia@gmail.com
Ponsel
085 780 000 084
081 329 259 419
Alamat
Jl. Kalimosodo no 77 79 Josenan, Taman
Kota Madiun, 633134
Jawa Timur - Indonesia
Website
http://jop.co.id
Workshop
Email
jop.indonesia@gmail.com
Telepon
0351 465274
Alamat
Jl. Kendalisodo no. 31 Josenan, Taman
Kota Madiun, 633134
Jawa Timur - Indonesia
Website
http://jop.co.id
Tempat Terapi
Email
jop.indonesia@gmail.com
Alamat
Jl. Kapuas no. 22 A Taman
Kota Madiun
Jawa Timur - Indonesia
Website
http://jop.co.id
TLSO KORSET KAKI PALSU SYME Knee Ankle Foot Orthosis Tangan Palsu FINGER SPLINT Kaki Palsu KAKI PALSU ATAS LUTUT Munster Scoliosi Orthosis KAKI PALSU BAWAH LUTUT Sepatu Diabetes
Jual Kaki Palsu Murah | Pembuatan Kaki Palsu Murah | Harga Kaki Palsu | Pusat Jual Kaki Palsu Murah | Kaki Palsu Murah |